Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Cepat Respons Kelangkaan Gas 3 Kg di Sumut

Dirgahayu Ginting - Selasa, 01 Agustus 2023 05:19 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/08/IMG-20230801-WA0009.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi lainnya saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan DI Diponegoro, Nomor 30 Medan, Senin (31/7/2023). (Dok/Kominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan stakeholder terutama Pertamina, merespons cepat kelangkaan yang sempat terjadi. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memastikan saat ini stok LPG 3 Kg di Sumut cukup.Sebelumnya, ada empat daerah yang mengalami kelangkaan LPG, antara lain Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Batubara. Hal ini langsung direspons Pemprov Sumut serta stakeholder terkait, dengan menambah jumlah stok dan menyalurkannya ke daerah-daerah yang mengalami kelangkaan.“Saya mendapat laporan seminggu terakhir terjadi kelangkaan di Medan, Binjai, Deliserdang dan Batubara, kita langsung berkoordinasi dan Pertamina menambah stok di daerah tersebut sebanyak 357.280 tabung LPG 3 Kg sehingga masyarakat mudah mengaksesnya,” kata Edy Rahmayadi, saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan DI Diponegoro, Nomor 30 Medan, usai rapat dengan Forkopimda Sumut.Edy mengatakan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kemungkinan peningkatan konsumsi LPG 3 Kg saat Idul Adha hingga 1 Muharram. Berdasarkan data Pertamina, ada kenaikan konsumsi sebesar 2% dari periode tersebut, namun secara kuota bahkan melebihi kebutuhan di Sumut.“Kalau kuota di kita malah lebih, hampir dua kali lipat dari total kebutuhan, kita butuh sekitar 212.000 per hari dan setelah penguatan menjadi 357.280, kalau tidak sampai barang itu ke masyarakat, berarti ada yang bermain, ada yang memanfaatkan kenaikan konsumsi gas LPG 3 Kg,” kata Edy Rahmayadi.Selain adanya masalah distribusi, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi juga menjelaskan adanya distributor yang mengoplos tabung gas 3 Kg ke gas biasa. Polda Sumut, menurutnya, sudah mengamankan oknum tersebut dan terus memantau distribusi gas 3 Kg.“Polda Sumut sudah mengamankan tiga orang yang sedang melakukan pengoplosan, memindahkan gas untuk rakyat miskin menjadi gas untuk rakyat mampu dan sekarang kita sedang mengejar pemilik distributor gas tersebut. Kita juga terus memantau pendistribusiannya, memastikan agen-agen, distributor benar-benar melakukan tugasnya,” kata Agung Setya Imam Effendi.Agung juga mengatakan agar masyarakat segera melaporkan ke Kepolisian bila menemukan kejanggalan dalam pendistribusian gas. “Bila rekan-rekan menemukannya segera lapor ke kami atau lewat 110,” katanya.Hadir dalam konferensi pers ini, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Idianto, Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko dan Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Ucok Enrico Hutadjulu. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut serta jajaran Pertamina Petra Niaga Sumbagut.

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemkab Taput Petakan Potensi Konservasi Lanskap Harangan Tapanuli

Sumatera Utara

Pemprov Jabar Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Tak Perlu KTP Pemilik Asli

Sumatera Utara

Kementan Pastikan Kesiapan Penuh Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Sumatera Utara

Stok Pupuk Nasional Aman, Indonesia Tahan Dampak Gejolak Global

Sumatera Utara

5 Korban Jiwa, Warga Diimbau Waspada Susulan

Sumatera Utara

Kementan dan Komisi IV DPR RI Perkuat Sinergi Jaga Ketahanan Pangan