Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Oloan Paniaran Nababan Apresiasi Semua Pihak Atas Keberhasilan Penurunan Stunting

EM Bukit MKes - Minggu, 09 Juli 2023 07:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/07/IMG-20230709-WA00141.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Wakil Bupati Humbahas yang juga merupakan Ketua TPPS Kabupaten Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH diabadikan bersama peserta dan tim pakar Audit Kasus Stunting Pertama di Humbahas di Aula Hutamas, Komplek Perkantoran Tano Tubu, Kecamatan Doloksanggu
Humbahas (buseronline.com) - Wakil Bupati Humbahas yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam penurunan angka stunting di daerah itu sampai 12,43%.Hal itu disampaikannya ketika membuka Kegiatan Audit Kasus Stunting, di Aula Hutamas, Komplek Perkantoran Tano Tubu, Kecamatan Doloksanggul.Oloan menjelaskan bahwa target nasional tahun 2024 adalah 14% berdasarkan data EPPGM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat). Sementara Kabupaten Humbahas berdasarkan data EPPGM per 11 Mei 2023 sudah menyentuh angka 12,43%.Namun meski demikian dia tetap berharap apa yang menjadi output kegiatan itu menjadi pembelajaran di tiap level administrasi untuk penguatan dan konvergensi program serta memastikan spesifik dan sensitif dilaksanakan dengan benar sehingga angka stunting bisa lebih turun lagi.Selain itu, kata dia, dari output kegiatan itu nantinya tim pakar akan menemukan dan menentukan risiko dan faktor risiko yang sebenarnya tejadi pada sasaran sehingga rencana penanganannya akan tepat dan cepat tertangani.“Saya mengimbau sebagai orang terdekat dengan sasaran adalah orang tua si anak yaitu bapak/ibu sendiri agar benar-benar memperhatikan anaknya. Anak itu adalah titipan kepada bapak/ibu. Jadi jagalah anak dengan sebaik-baiknya," ujarnya.Pada kesempatan itu, Oloan mengajak semua tim yang terlibat dalam penanganan stunting di daerah itu untuk benar-benar menjalankan tugasnya dengan hati yang tulus tanpa ada paksaan atau intervensi dari siapapun."Kepada semua Tim Percepatan Penurunan Stunting agar benar-benar melaksanakan tugasnya. Jangan bohong dalam penanganan stunting, dalam pelayanan, pengelolaan data dan semua intervensi ataupun tindakan yang dilakukan. Harus melayani dengan setulus hati. Kita berdosa kalau membiarkan anak-anak kita menjadi stunting," tegasnya.Hadir dalam kegiatan itu Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat drg Hasudungan Silaban, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Perekonomian dan Pembangunan Eliapzan Sihotang, Kepala Desa atau Perangkat Desa termasuk keluarga sasaran. Hadir juga tim pakar yaitu dr Ratna Dewi dan Tuty Hertaty sebagai ahli gizi.

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027

Sumatera Utara

Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon

Sumatera Utara

Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”

Sumatera Utara

Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi

Sumatera Utara

Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak

Sumatera Utara

Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi