Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Nawal Lubis Dorong Implementasi Transisi Menyenangkan PAUD ke SD

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 08 Juni 2023 18:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/06/IMG-20230608-WA00751.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Bunda PAUD Sumut Nawal Lubis foto bersama dengan lainnya usai acara Komitmen Bersama Bunda PAUD Mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD di The Sultan Hotel & Residence, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2023). (Dok/Kominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Bunda Pendidikan Usia Dini Sumatera Utara (PAUD Sumut) Nawal Lubis akan terus mendorong transisi PAUD ke Sekolah Dasar (SD) yang menyenangkan. Langkah pertamanya yaitu meniadakan tes baca, tulis, hitung (Calistung) saat masuk SD.Masa transisi PAUD ke SD merupakan tahun-tahun emas anak-anak, sehingga perlu perlakuan istimewa. Sayangnya, selama ini ada syarat-syarat yang harus dipenuhi saat masuk SD seperti kemampuan Calistung."Masa transisi ini penting, dan harus menyenangkan, kalau dipaksakan anak harus bisa Calistung itu bisa membuat mereka stress, jadi malah takut ke sekolah," kata Nawal Lubis usai acara Komitmen Bersama Bunda PAUD Mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD di The Sultan Hotel & Residence, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.Langkah ini, menurut Nawal Lubis, harus diimplementasikan demi menyelamatkan masa depan anak-anak dan bangsa. Meski hal tersebut bukan hal yang mudah, karena selama ini banyak sekolah dan orang tua beranggapan masuk SD harus mampu Calistung."Ini pandangan yang keliru, harus kita luruskan, karena anak PAUD itu tidak wajib bisa Calistung, konsep belajar mereka itu bermain, bukan memaksa harus bisa," kata Nawal Lubis.Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nadiem Makarim dalam sambutannya mengatakan, adanya tes Calistung saat masuk SD buruk bagi anak-anak. Namun, bukan berarti tidak boleh diajarkan di usia dini."Penerimaan ada tes Calistung itu keterlaluan, berarti SD lepas tangan ke PAUD, padahal itu kewajiban mereka, bukan berarti juga tidak boleh diajarkan Calistung, namun harus dengan cara menyenangkan," kata Nadiem Makarim.Dirjen PAUD Iwan Syahril menjelaskan, ada tiga yang menjadi perhatian dalam gerakan transisi ini. Hal yang pertama adalah mengahapuskan tes Calistung saat masuk SD, kemudian masa perkenalan selama 2 minggu, dan terakhir pembelajaran holistik fokus pada 6 pondasi anak.Keenam pondasi anak tersebut yaitu agama dan budi pekerti, kematangan emosional, keterampilan sosial, memaknai belajar, keterampilan motorik dan kematangan kognitif. "Ini harus kita dorong ke semua SD untuk menyelesaikan masalah fundamental pendidik anak-anak," kata Iwan Syahril.Hadir pada acara Gerakan Transisi PAUD ke SD ini Ketua Bidang 1 Oase KIM Franka Makarim, Pendamping Menteri ATR/BPN Nanny Hadi Tjahjanto dan jajaran Kemenristekbud. Hadir juga Bunda PAUD seluruh Indonesia termasuk kabupaten/Kota dan Dinas terkait.

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

PWPM Gelar Pelatihan Fotografi, Pemko Medan Dorong Generasi Muda Promosikan Wajah Positif Kota

Sumatera Utara

Polres Pekalongan Jadi Lokasi Penelitian Strategis Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi

Sumatera Utara

Pemprov Sumut dan BBPOM Medan Perkuat Pengawasan Produk Pangan UMKM

Sumatera Utara

DWP Jateng Dorong Perempuan Siapkan Kualitas Hidup Sejak Dini

Sumatera Utara

Wagub Sumut Ajak Alumni UINSU Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Almamater

Sumatera Utara

KPK-Lemhannas Perkuat Integritas Calon Pemimpin Nasional