Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Gubernur Sumut Sebut Dairi Surplus Empat Pangan Strategis

Dirgahayu Ginting - Kamis, 01 Juni 2023 10:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/06/IMG-20230601-WA0034.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam High Level Event GNPIP Sumut Tahun 2023, bertempat di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Rabu (31/5/2023). (Dok/Kominfo Dairi)
Dairi (buseronline.com) - Dari lima komoditas pangan strategis kabupaten/kota di Provinsi Sumut, empat di antaranya dinyatakan sebagai komoditas surplus Kabupaten Dairi. Keempat komoditas tersebut yaitu beras, cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.Hal ini disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam High Level Event Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sumut Tahun 2023, bertempat di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut.Menanggapi sambutan tersebut, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu membenarkan data yang dipaparkan tersebut.“Untuk saat ini kita memang sudah surplus untuk keempat komoditas pangan strategis dimaksud. Sementara untuk komoditas pangan strategis bawang putih, kita masih harus ekspor 100% dari luar daerah,” katanya.Mengatasi kekurangan tersebut, kata Eddy, Pemerintah Kabupaten Dairi telah berupaya untuk mempelajari dan meninjau kembali daerah-daerah di Kabupaten Dairi yang potensial untuk bertani bawang putih, sehingga Kabupaten Dairi dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakatnya.“Dengan adanya surplus tersebut, tentunya Pemerintah Kabupaten Dairi ingin berpartisipasi dalam menstabilkan inflasi di Indonesia, khususnya Sumut. Salah satunya, kita sudah tanda tangan perjanjian kerja sama dengan Pemkot Medan,” ujarnya.Ia menyampaikan dengan menjalin kerja sama dengan Pemko Medan, maka inflasi di Sumut dapat terkendali, mengingat Kota Medan merupakan penyumbang inflasi di Sumut."Kita juga suda ada Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) di Kecamatan Parbuluan V, hasil panen dari KPT itu sudah kita jual ke Kota Medan dengan harga Rp 23.000/kg, harga ini lebih tinggi dari harga pasar saat ini. Dapat kita katakan, petani kita untung,” ungkapnya.Selain empat produk tersebut, kata Eddy, Kabupaten Dairi juga surplus untuk komoditas jagung. Sentra jagung Dairi terdapat di Tanah Pinem, Gunung Sitember, dan Tigalingga. Potensi ini juga akan dijajaki kembali untuk dijalin kerjasama dengan daerah lainnya.“Jagung kan bahan utama pembuatan pakan ternak, kalau harga jagung stabil, maka harga pakan ternak juga stabil. Sehingga, untuk ayam potong dan telur, harganya juga bisa stabil,” tuturnya.Selain itu, untuk komoditas peternakan strategis, seperi domba dan kambing, Kabupaten Dairi telah mampu memenuhi kebutuhannya 100%.“Meski demikian, seperti yang disampaikan Inspektur Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir, pemerintah daerah tidak boleh lengah. Harus tetap bekerja keras di tengah gejolak inflasi dunia. Maka dari itu, saya berharap agar kita semua dapat bekerja sama dalam menjaga kestabilan pangan ini,” katanya.

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

Pemkab Rembang Perkuat Budaya Donor Darah, Stok Diharapkan Lebih Stabil

Sumatera Utara

Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi

Sumatera Utara

Presiden Prabowo Buka Istana untuk Anak-anak Sekolah

Sumatera Utara

Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut

Sumatera Utara

Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku

Sumatera Utara

Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD