Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Bawa Menpora Lihat Orangutan di TNGL, Ijeck Minta Pusat Beri Perhatian Infrastruktur Bukit Lawang

Dirgahayu Ginting - Minggu, 28 Mei 2023 06:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/05/IMG-20230528-WA0011.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah bersama Menpora RI Dito Ariotedjo dan lainnya melihat orangutan yang berada di kawasan TNGL, Sabtu (27/5/2023). (Dok/Kominfo Sumut)
Langkat (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah bersama Menpora RI Dito Ariotedjo melihat orangutan yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).Mereka masuk ke kawasan hutan TNGL setelah menghadiri acara Bukit Lawang Orangutan Trail (BLOT) di Kecamatan Bahorok, Bukit Lawang, Kabupaten Langkat.Saat masuk ke kawasan tersebut, Musa Rajekshah bersama Dito menemukan satu ekor orangutan yang bernama Alang (Aset Langkat)."Pak Menteri ini perlu kami sampaikan bahwa TNGL ini merupakan salah satu paru-paru dunia bersama hutan amazon. Dan kebetulan rute lari kita tadi melewati TNGL," ujarnya.Begitu luar biasanya keindahan alam Bukit Lawang dan TNGL dengan endemik orangutannya. "Di Indonesia ada di sini TNGL dan Kalimantan. Malaysia juga punya di Kuching," kata pria yang akrab disapa Ijeck tersebut.Ijeck juga menjelaskan bahwa pariwisata Bukit Lawang ini sudah dikelola sejak tahun 1980 an dan sudah menjadi tempat wisata turis mancanegara."Dan kemarin saat saya bertemu dengan Pak Presiden, kami berharap agar Pak Presiden datang dan berkunjung ke Bukit Lawang khususnya ke Kabupaten Langkat," ujarnya.Lebih lanjut pihaknya juga menerangkan bahwa presiden sudah mencatat beberapa permasalahan, dan mudah-mudahan katanya dapat segera direalisasikan."Terutama untuk perbaikan-perbaikan jalan nasional. Karena ini sangat besar efeknya untuk pariwisata," ujarnya.Ijeck juga menyebut bahwa Plt Bupati Langkat juga sudah mengenalkan Bukit Lawang dan Tangkahan. Dan BLOT ini salah satu sport tourism yang dikembangkan.Selain di Bukit Lawang, Musa Rajekshah juga mengembangkan sport tourism di Nias yakni surfing dan rally di Danau Toba."Dan alhamdulilah Pak Presiden mendengarkan kami. Presiden akan dukung itu dan November kemungkinan akan hadir di Danau Toba. Mudah-mudahan event ini bisa terus berjalan. Karena selain BLOT kita ada juga Mountain Bike di Bukit Lawang," ujarnya.Menpora Dito dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pihaknya menilai sebenarnya infrastruktur menuju Bukit Lawang juga tidak terlalu buruk."Memang masih ada beberapa jalan yang berlubang-lubang. Tapi relatif bagus. Aspirasinya sudah kita sampaikan ke Pak Presiden dan mudah-mudahan ditindaklanjuti," ujarnya.Plt Bupati Langkat Syah Afandin mengatakan bahwa efek dari BLOT ini wisatawan yang datang ke Bukit Lawang memang bertambah.Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian Wakil Gubernur Sumut dan Menpora RI."Alhamdulilah mau berkunjung ke kabupaten kami pak. Kami berharap wisata Bukit Lawang dan Tangkahan diperhatikan," harapnya.

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumatera Utara

KPK, ATR/BPN, dan Pemprov DKI Sertifikasi 499 Aset Senilai Rp22,2 Triliun

Sumatera Utara

Bumdes dan Koperasi Desa Didorong Jadi Penopang Rantai Pasok Program MBG

Sumatera Utara

Ketahanan Kesehatan Jadi Kunci Indonesia Keluar dari Middle-Income Trap

Sumatera Utara

Tunjuk Dua Kapolda Baru dan Bentuk Polresta di IKN

Sumatera Utara

MABBIM Perkuat Diplomasi Bahasa Serumpun di Era Digital

Sumatera Utara

Pemerintah Tempatkan Dana Rp400 Triliun di Himbara, Menkeu Yakin Kredit Tumbuh hingga 15 Persen