Medan (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Astaka Jalan Willem Iskandar, Medan, Rabu.
Momentum tersebut dimaknai sebagai penguatan semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, jajaran pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, aparatur pemerintah, TNI/Polri, partai politik, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam amanatnya,
Surya membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid. Ia menyampaikan bahwa peringatan
Harkitnas menjadi refleksi atas lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 yang menjadi tonggak kesadaran berbangsa dan kebangkitan nasional.
"Kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak dimana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa," ujar Surya saat membacakan pidato Menkomdigi.
Usai upacara,
Surya mengatakan semangat Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai semangat persatuan di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan merupakan kekuatan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia menyebut perjuangan masa kini berbeda dengan perjuangan pada tahun 1908. Jika dahulu kebangkitan bertujuan memotivasi generasi muda untuk merebut kemerdekaan, maka saat ini kebangkitan diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
"Kalau sekarang, kebangkitan itu sesuai dengan porsi dan tugas kita masing-masing," katanya.
Surya juga menegaskan Pemerintah Provinsi Sumut memaknai kebangkitan sebagai upaya menghadirkan perubahan ke arah yang lebih baik. Menurutnya, berbagai capaian positif harus terus ditingkatkan, sedangkan kekurangan perlu diperbaiki secara bersama-sama.
"Untuk Sumatera Utara kita mengimbau kepada seluruh kabupaten/kota agar melaksanakan hal yang sama. Kolaborasi
Sumut Berkah, itu ikatan kita, karena tujuannya adalah untuk menyejahterakan masyarakat," tegasnya.
Selain itu, Surya mengajak masyarakat untuk terus bangkit dan meningkatkan kualitas diri, perekonomian, serta sumber daya manusia (SDM).
Hal tersebut sejalan dengan pesan Menkomdigi yang menegaskan bahwa Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang terus menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.
Usai pelaksanaan upacara, Surya juga menyempatkan diri berfoto bersama kepala perangkat daerah, pengurus TP PKK, Dharma Wanita, dan para tamu undangan. (P3)