Sipoholon (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) mengajak Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) untuk bersinergi dalam membangun generasi muda yang brilian sekaligus memperkuat pengembangan wisata rohani Salib Kasih.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, saat menghadiri Puncak Perayaan Paskah Raya HKBP 2026 di Seminarium Sipoholon, Jumat (8/5/2026).
Dalam sambutannya, Deni menyoroti fenomena digital inequality atau kesenjangan digital serta maraknya penyebaran hoaks di media sosial. Menurutnya, Pemkab Tapanuli Utara telah melakukan edukasi ke lebih dari 200 sekolah guna membangun kemampuan berpikir kritis siswa dan guru dalam menggunakan perangkat digital.
"Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat kita tidak hanya memiliki akses internet yang cepat, tetapi juga mampu memilah informasi secara kritis. Kami mengajak gereja melalui mimbar-mimbarnya untuk bersama pemerintah mengedukasi jemaat agar lebih cerdas dan bijak berdigital demi mencetak generasi yang brilian," ujar Deni.
Selain penguatan literasi digital, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menaruh perhatian besar pada pengembangan wisata rohani Salib Kasih. Deni berharap HKBP dengan jaringan jemaat yang luas dapat membantu mempromosikan destinasi tersebut kepada diaspora Batak di berbagai daerah hingga mancanegara.
"Kami ingin menjadikan Salib Kasih sebagai ikon peradaban. Kekuatan jemaat HKBP yang tersebar di mana-mana adalah modal besar untuk mengajak para perantau pulang dan berkunjung ke Tapanuli Utara. Sinergi ini akan mempercepat visi kita menjadikan Taput sebagai kawasan wisata rohani yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Perayaan Paskah Raya HKBP tersebut dipimpin Ephorus HKBP, Victor Tinambunan, dan dihadiri Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, para pimpinan perangkat daerah, serta ribuan jemaat HKBP. (Galung)