Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kasus Campak di Provinsi Papua Tengah Meningkat

EM Bukit MKes - Rabu, 08 Maret 2023 07:29 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/01/Campak.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Ilustrasi Campak.
Jakarta (buseronline.com) - Dalam tiga bulan terakhir, kasus campak di Provinsi Papua Tengah meningkat.Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan per 3 Maret 2023, total kasus yang dilaporkan sebanyak 397 orang tersebar di tujuh kabupaten.Ia menyebutkan tujuh kabupaten yang alami kenaikan kasus campak adalah Nabire, Paniai, Mimika, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya dan Deiyai. Sekitar 48 telah terkonfirmasi lab positif campak, terbanyak di Kabupaten Mimika 25 kasus, Kabupaten Nabire 16 kasus, dan Kabupaten Paniai 7 kasus, kata Dirjen Maxi.Dari hasil pemeriksaan juga didapati 1 kasus konfirmasi rubella di Kabupaten Mimika.Dari kasus konfirmasi campak dan rubella tersebut, lanjut Dirjen Maxi, sebanyak 19 orang masih menjalani perawatan, sedangkan 182 orang sudah dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal. Jumlah kasus kematian tercatat 2 kasus, satu kasus berasal dari Kabupaten Nabire dan 1 kasus dari Kabupaten Paniai, katanya.Maxi menyebut kenaikan kasus campak di Provinsi Papua Tengah disebabkan oleh rendahnya cakupan imunisasi MR untuk anak-anak di tahun 2022.Berdasarkan laporan Kemenkes, cakupan imunisasi MR1 hanya 64,1 persen, kemudian turun menjadi 48,6% pada Imunisasi MR 2. Temuan kami di lapangan, 87% Kasus yang telah dilaporkan belum pernah mendapatkan imunisasi MR. Ini terjadi di hampir semua kelompok umur, bahkan status imunisasinya sebagian besar 0 (zero), terangnya.Hal ini menjadikan Provinsi Papua Tengah masuk dalam kategori berisiko untuk penularan campak rubela.Atas kejadian ini, Kemenkes telah melakukan berbagai langkah antisipatif, diantaranya melakukan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah dan Dinas Kesehatan di 7 kabupaten terkonfirmasi.Meningkatkan surveilans aktif, meningkatkan cakupan imunisasi, dan memenuhi kelengkapan fasyankes untuk persiapan penanganan kasus campak. Setelah menerima laporan ini, kami bergegas melakukan upaya tindaklanjut agar tidak semakin meluas, ujarnya.Maxi mengingatkan bahwa imunisasi MR masih menjadi cara yang ampuh untuk mencegah dua penyakit sekaligus yakni campak dan rubella.Karenanya, ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi MR.

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

PWPM Gelar Pelatihan Fotografi, Pemko Medan Dorong Generasi Muda Promosikan Wajah Positif Kota

Regional

Polres Pekalongan Jadi Lokasi Penelitian Strategis Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi

Regional

Pemprov Sumut dan BBPOM Medan Perkuat Pengawasan Produk Pangan UMKM

Regional

DWP Jateng Dorong Perempuan Siapkan Kualitas Hidup Sejak Dini

Regional

Wagub Sumut Ajak Alumni UINSU Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Almamater

Regional

KPK-Lemhannas Perkuat Integritas Calon Pemimpin Nasional