Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

APBN 2024 Difokuskan Untuk Turunkan Angka Kemiskinan dan Stunting

Dirgahayu Ginting - Selasa, 21 Februari 2023 03:50 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/02/sri-indrawati.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati.
Jakarta (buseronline.com) - APBN di tahun 2024 difokuskan untuk menurunkan angka kemiskinan dan stunting.Hal itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan pers seusai Rapat Terbatas mengenai Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk RAPBN tahun 2024 di Kantor Presiden.Sri mengawali keterangannya dengan menjelaskan situasi global yang berubah secara drastis dan harus diantisipasi berupa peningkatan tensi geopolitik, kenaikan suku bunga global sebagai dampak inflasi dunia yang sangat tinggi, serta dibukanya kembali Tiongkok pasca periode lockdown.Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi dampak geopolitik terhadap disrupsi laju ekspor dan kemungkinan peningkatan harga komoditas karena persaingan politik antara negara-negara besar.Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini cukup kuat sebesar 5,3% pada tahun 2022 akan terus dijaga momentumnya di tahun 2023 dan 2024."Ini berarti dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga untuk bisa tetap tumbuh di atas 5%, maka inflasi di Indonesia juga harus dikendalikan, confidence dari konsumen harus dijaga, dan juga investasi akan terus momentumnya diperkuat," jelasnya.Oleh karenanya, ia menjelaskan bahwa APBN 2024 sesuai arahan Presiden akan difokuskan pada program-program prioritas seperti penurunan kemiskinan dan stunting.Ia menyebut penurunan kemiskinan ekstrem mencapai 0% akan diupayakan pada tahun 2024 dan ini berarti keseluruhan total kemiskinan akan menurun.Selain itu, pemerintah juga meningkatkan alokasi anggaran dalam rangka penurunan stunting menuju 3%. "Ini berarti perlu upaya effort tambahan yang keras dan alokasi anggaran yang disediakan untuk tahun ini dan tahun depan", ujar Menkeu.Untuk itu, pemerintah akan meningkatkan dukungan agar investasi meningkat secara signifikan melalui berbagai regulasi seperti UU Cipta Kerja, UU P2SK, UU HPP, dan UU HKPD.Ia juga menyebut pemerintah akan menggunakan insentif fiskal dalam bentuk tax holiday, super deduction untuk research, untuk vokasi, dan juga tax allowance dalam rangka mendukung berbagai transformasi industri.Selain itu, pemerintah juga berfokus pada pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing perekonomian Indonesia.Dengan landasan itu, maka pada tahun depan diperkirakan pendapatan negara akan tetap tumbuh dengan tax ratio yang terus meningkat dan belanja negara yang akan dijaga secara disiplin tetapi dengan prioritas sesuai dengan agenda nasional."Dan untuk tahun depan, awal, kita akan perkirakan defisit makin menurun pada level 2,16 hingga 2,64 persen dari PDB dengan primary balance mendekati 0," pungkasnya.

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

Pemkab Kendal Salurkan Hibah Insentif untuk 14.273 Pendidik Keagamaan

Regional

Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional

Regional

Luis de la Fuente Bertahan di Timnas Spanyol hingga 2032

Regional

Satgas Damai Cartenz Kembangkan Kasus di Keerom, Sejumlah Senjata dan Amunisi Diamankan

Regional

Zidane Panggil Lima Wajah Baru, Mbappe Jadi Kapten Timnas Prancis

Regional

Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkapnya