Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Ahok Lebih Pilih Pasangan Ini Meski Gibran Maju Cawapres

Administrator - Sabtu, 21 Oktober 2023 09:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/10/Basuki-Tjahaja-Purnama.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Basuki Tjahaja Purnama.
Jakarta (buseronline.com) - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendukung pasangan Ganjar-Mahfud sebagai capres dan cawapres 2024.Terkait Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto, ia mengaku hal tersebut sah-sah saja."Ya sah-sah saja Gibran maju cawapres, tergantung rakyat mau pilih apa enggak. Yang jelas saya pilih Ganjar-Mahfud lah, keduanya sudah teruji dan berpengalaman," kata Ahok.Meski demikian, Ahok menilai Gibran belum pantas menjadi pemimpin tertinggi di Indonesia. Pasalnya, Gibran masih belum punya pengalaman yang luas soal ketatanegaraan."Gibran belum berpengalaman. Jadi Wali Kota saja baru dua atau tiga tahun. Dia belum teruji," sambungnya.Menurutnya, untuk mengurus negara sebesar Indonesia, setidaknya seorang pemimpin harus berpengalaman menjadi legislatif tingkat nasional maupun eksekutif tingkat provinsi.Dengan pengalaman itu maka seseorang dianggap mampu karena memiliki pengetahuan tata negara yang luas."Kalau belum punya pengalaman dan anda maju presiden atau wakil presiden, nanti anda nggak ngerti. Ini bukan soal belajar atau coba-coba lho. Ini negara dipertaruhkan untuk menjadi negara maju di tahun 2045, mana boleh kita kasih ke orang yang coba-coba," tegasnya.Ahok mengaku tidak bermaksud meremehkan Gibran atau anak muda lainnya. Ia yakin anak muda bisa lebih kreatif.Namun jika bicara soal tata negara, Ahok menilai seorang pemimpin harus mengerti konstitusi dan memiliki track record yang jelas. Menurutnya hal ini membutuhkan waktu dan pembuktian, tidak instan."Saya tidak mau anak cucu saya harus menunggu sekian tahun lagi merasakan Indonesia maju. Kita nggak usah coba-coba deh, pilih yang pasti-pasti saja. Ganjar dan Mahfud yang jelas pengalamannya dan teruji," ucapnya.Di samping itu, Ahok menyebut untuk memimpin Indonesia tentu dibutuhkan nyali besar. Sebab, masalah yang dihadapi sangatlah besar, khususnya dalam memberantas korupsi."Ini bicara nyali. Akar semua masalah di negeri ini kan korupsi. Mungkin dia (Gibran) jujur, tapi yang dibutuhkan tidak hanya jujur, melainkan jujur dan berani," paparnya.Ahok mengungkapkan pasangan Ganjar-Mahfud merupakan pasangan yang tepat. Pasalnya, keduanya merupakan sosok yang berani membereskan akar persoalan bangsa, yakni korupsi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045."Ganjar-Mahfud ini pasangan yang cocok. Kalau ditanya apa akar masalah bangsa Indonesia, ya korupsi. Selain sistem yang bagus, butuh kepala yang berani lurus. Ganjar dan Mahfud adalah pilihan tepat untuk menyelesaikan itu. Keduanya berani dan tegas kalau soal ini," pungkas Ahok. (R)

Editor
: Administrator
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Meski Kalah 1-2 dari Singapura

Regional

Fenerbahce vs Lyon Berakhir 1-1, Mason Greenwood Jaga Asa ke Liga Champions

Regional

Timnas Voli Putra Indonesia Uji Kekuatan Lawan Kamboja Jelang Asian Games 2026

Regional

Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT

Regional

Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Regional

Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat