Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Iran Ancam Lakukan Tindakan Pencegahan Terhadap Israel

Agie HT Bukit SH - Selasa, 17 Oktober 2023 09:21 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/10/IMG-20231017-WA0011.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian.
Teheran (buseronline.com) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amir-Abdollahian mengancam soal tindakan pencegahan terhadap Israel yang mungkin dilakukan dalam beberapa jam ke depan. Hal ini disampaikan saat perang antara Israel dan Hamas terus berlanjut di Jalur Gaza."Para pemimpin perlawanan tidak akan membiarkan rezim Zionis melakukan apapun yang mereka inginkan di Gaza. Oleh karena itu, tindakan pencegahan apapun mungkin dilakukan dalam beberapa jam mendatang," kata Amir-Abdollahian seperti dilansir Al Arabiya News dan Press TV, Selasa (17/10/2023).Saat ditanya lebih lanjut apakah Iran akan ikut berperang , Amir-Abdollahian menjawab: "Setiap kemungkinan bisa saja terjadi.""Tidak ada pihak yang boleh acuh terhadap kejahatan yang sedang dilakukan di Gaza," ucapnya.Lebih lanjut, diplomat utama Iran ini menyatakan bahwa kegagalan mempertahankan Jalur Gaza akan membuat Iran harus mempertahankan diri dalam menghadapi serangan Israel di masa depan."Jika kita tidak membela Gaza sekarang, besok kita harus mempertahankan diri dari bom-bom (Israel) di kota-kota kita sendiri," sebutnya.Israel menyatakan perang terhadap Hamas sehari setelah gelombang serangan dari ratusan militan bersenjata yang menerobos perbatasan dan menyerbu kota-kota di Israel bagian selatan pada 7 Oktober lalu. Ribuan roket juga ditembakkan dari Jalur Gaza dalam serangan yang mengejutkan Tel Aviv tersebut.Otoritas Israel melaporkan sejauh ini lebih dari 1.400 orang, yang sebagian besar warga sipil, tewas akibat serangan Hamas tersebut.Israel merespons dengan melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Jalur Gaza, yang menurut otoritas kesehatan Palestina, sejauh ini telah menewaskan lebih dari 2.800 orang, yang kebanyakan juga warga sipil.Iran yang menjadi sumber utama dukungan finansial dan militer bagi Hamas dan kelompok militan lainnya di kawasan, memuji serangan Hamas pada 7 Oktober sembari menyangkal keterlibatan apapun dalam perencanaan maupun pelaksanaan serangan tersebut.Awal pekan ini, Amir-Abdollahian mengatakan via media sosial X bahwa waktu hampir habis untuk solusi politik bagi konflik yang sedang berlangsung. Dia juga menyebut bahwa kemungkinan perluasan perang ke front-front lainnya mendekati tahap yang tidak bisa dihindari .Israel telah sejak lama menuduh Iran memperburuk situasi dengan memasok senjata ke Hamas. Teheran menolak untuk mengakui Israel dan menjadikan dukungan untuk perjuangan Palestina sebagai komponen fundamental dalam kebijakan luar negerinya sejak Revolusi Islam tahun 1979 silam.Selama bertahun-tahun, Israel dan Iran terlibat dalam konflik terselubung, dengan Teheran menuduh Tel Aviv mendalangi serangan sabotase dan pembunuhan yang menargetkan program nuklir mereka. (R)

Editor
: Agie HT Bukit SH
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran

Regional

Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan

Regional

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar

Regional

Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi

Regional

Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Regional

Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning