Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek Persembahkan Pameran Seputar Kekerasan Seksual

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 04 Oktober 2023 04:41 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/10/IMG-20231003-WA0057.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Pameran, Obrolan dan Diskusi Seputar Kekerasan Seksual berlangsung dari Jumat hingga Minggu, tanggal 29 September hingga 1 Oktober 2023. Pameran tersebut diadakan di Galeri Nasional Indonesia, di Gedung D. (Dok/Kemendikbudristek RI)
Jakarta (buseronline.com) - Peringatan dua tahun peluncuran Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, diperingati Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Kemendikbudristek dengan menggelar Pameran, Obrolan dan Diskusi Seputar Kekerasan Seksual (POD.Kes).Pameran berlangsung dari Jumat hingga Minggu, tanggal 29 September hingga 1 Oktober 2023. Pameran tersebut diadakan di Galeri Nasional Indonesia, di Gedung D.Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami dengan bangga menyatakan bahwa pameran diperpanjang sampai dengan 5 Oktober 2023.“Melihat antusiasme yang begitu tinggi, untuk itu kami memutuskan untuk memperpanjang pameran sampai dengan 5 Oktober 2023," katanya.Pameran karya terkait kekerasan seksual ini mengusung tema penting “Gerak Bersama Hapus Kekerasan Seksual”. Acara ini menampilkan berbagai karya dalam bentuk tekstual, ilustrasi seni fotografi, audio, maupun karya seni audio visual.Karya-karya ini dikerjakan oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi, jaringan pengada layanan mitra Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan juga masyarakat umum.Melalui pameran, pengunjung dengan segmentasi usia di atas 18 tahun, diajak untuk memahami lebih dalam mengenai perspektif korban. Kemudian pengunjung juga diajak untuk mengetahui perkembangan yang telah dilakukan oleh berbagai pihak terkait dalam upaya-upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.Dalam catatan sementara, jumlah pengunjung yang hadir telah mencapai 1.000 orang. Kehadiran mereka bervariasi, mencakup anak-anak sekolah, mahasiswa, dan juga orang dewasa. Jumlah pengunjung yang beragam ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap pameran tersebut.Psikolog, Anissa Dwi Astuti mengungkapkan harapannya atas adanya pameran dan gelar wicara POD.Kes ini.“Dengan adanya pameran dan gelar wicara ini, saya berharap pameran ini akan menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan kesehatan mental dan psikologi,” ujarnya.Pengunjung pameran dengan antusias meluangkan waktu untuk menjelajahi setiap bagian pameran, dengan tujuan memperkaya pengetahuan mereka tentang kekerasan seksual.Panitia penyelenggara memberikan perhatian khusus terhadap kondisi psikologis pengunjung pameran. Panitia menyediakan ruangan khusus untuk pengunjung yang membutuhkan waktu untuk menenangkan diri akibat paparan informasi yang diterima selama acara berlangsung. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

Wakil Bupati Taput Buka Rapat Pemaparan Rencana Aksi OPD 2026-2029

Regional

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Logistik dan Target Zero ODOL 2027 di Munas Aptrindo

Regional

Rakernis Densus 88 Bahas Ancaman Terorisme Digital, Tekankan Pencegahan dan Literasi Masyarakat

Regional

Pemko Medan Serahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Driver Ojol

Regional

Pemprov Jateng Rampungkan Kurikulum Perkoperasian untuk SD hingga SMA, Siap Diterapkan Tahun Ajaran 2026/2027

Regional

Kasus LSD dan PMK di Temanggung Terkendali, Peternak Diminta Waspada Jelang Idul Adha