Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Setkab Terima Kunjungan Institut Internasional Kebijakan Publik dan Manajamen Universiti Malaysia

GY Simanjuntak MSi - Jumat, 29 September 2023 05:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/09/IMG-20230928-WA0042.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Deputi Polhukam Purnomo Sucipto didampingi Deputi Marves Dyah Pancaningrum pada pertukaran cinderamata dengan Prof Dr Khadijah Binti MD Khalid didampingi Tan Sri Dr Sulaiman Bin Mahbob, di Ruang Rapat Lantai 4, Gedung III, Kementerian Sekretariat Negara,
Jakarta (buseronline.com) - Sekretariat Kabinet (Setkab) menerima kunjungan kehormatan peserta Program Pelatihan Kepemimpinan, Kebijakan Publik, dan Pembangunan Bangsa, Institut Internasional Kebijakan Publik dan Manajemen (INPUMA), Universiti Malaya, Malaysia, di Ruang Rapat Lantai 4, Gedung III, Kementerian Sekretariat Negara.Kunjungan yang dipimpin oleh Direktur INPUMA, Khadijah Binti MD Khalid tersebut diterima langsung oleh Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Purnomo Sucipto.Dalam sambutannya, Purnomo menyampaikan kegembiraannya menyambut kunjungan para pengajar dan peserta pelatihan INPUMA, Universiti Malaya.“Ini adalah momen yang istimewa bagi Sekretariat Kabinet, juga buat saya sendiri, karena baru pertama kali ada delegasi Malaysia yang datang ke kantor Sekretariat Kabinet,” ucap Purnomo.Lebih lanjut, Purnomo menjelaskan mengenai tiga lembaga kepresidenan yang ada di Indonesia, yaitu Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, dan Kantor Staf Presiden.“Di lingkungan Istana Kepresidenan Republik Indonesia itu ada tiga unit kerja utama. Pertama adalah Kementerian Sekretariat Negara, kemudian Sekretariat Kabinet, ini, kemudian ada Kantor Staf Presiden,” ujarnya.Sekretariat Kabinet, kata Deputi Polhukam, mendukung presiden dan wakil presiden RI dalam pengelolaan kabinet pemerintahan. Lembaga yang dipimpin oleh seorang Sekretaris Kabinet (Seskab) tersebut, kata Purnomo, kerap memberikan rekomendasi kebijakan yang akan diputuskan oleh presiden.“Setkab ini pegawainya sekitar 700 orang dan cuma ada di sini. Jadi kami tidak begitu tampaknya dikenal oleh komunitas Malaysia mungkin, Prof. Tapi kami sih percaya diri, kami banyak memberi masukan terutama bagaimana kebijakan yang diambil oleh presiden,” ujarnya.Selain pemaparan mengenai Sekretariat Kabinet yang disampaikan oleh Deputi Polhukam Purnomo Sucipto, para peserta pelatihan juga disuguhkan paparan mengenai isu perubahan iklim yang disampaikan oleh Deputi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Dyah Pancaningrum.Kunjungan Program Pelatihan Kepemimpinan, Kebijakan Publik, dan Pembangunan Bangsa yang bertajuk “Pelajaran dari Indonesia” ini diikuti oleh 27 orang yang dipandu oleh Direktur INPUMA Khadijah Binti MD Khalid. Turut hadir dalam pertemuan Asisten Deputi Bidang Hubungan Internasional Johar Arifin dan sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Setkab. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

Prabowo: Indonesia Tak Akan Makmur Jika Korupsi Masih Merajalela

Regional

SMA Negeri 1 Matauli Pandan Jadi Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Penyelenggara IB Diploma Programme

Regional

KPK: Kampanye Antikorupsi Tak Diukur dari Viralitas, tetapi Perubahan Nyata di Masyarakat

Regional

Dinkes Sumut Temukan Indikasi Gangguan Jiwa pada Warga Lewat Program Cek Kesehatan Gratis

Regional

KPK Perkuat Kapasitas Penyuluh Antikorupsi Lewat Pelatihan Public Speaking

Regional

Pemprov Sumut Targetkan 7,3 Juta Warga Nikmati Cek Kesehatan Gratis pada 2026