Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kapolri dan Menkeu Tekankan Pencegahan Korupsi di Tata Kelola Ekspor-Impor

Agie HT Bukit SH - Jumat, 15 September 2023 04:01 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/09/IMG-20230914-WA0030.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan kepada wartawan di Lobby Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2023). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya pencegahan korupsi di tata kelola dan pelayanan ekspor impor.Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional dengan tema “Pencegahan Korupsi Dalam Tata Kelola & Pelayanan Ekspor Impor” yang diselenggarakan oleh Satgas Pencegahan Korupsi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Lobby Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa Indonesia perlu melakukan perbaikan terhadap indeks persepsi korupsi (IPK) yang beberapa waktu lalu telah dirilis oleh Transparency International.“Banyak hal tentunya harus kita perbaiki, namun ini menunjukan semangat bahwa Indonesia tentunya merespon baik terhadap hasil dari IPK tersebut dan kita semua seluruh kementerian lembaga termasuk Polri akan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap temuan yang ada,” katanya.Ia menyampaikan bahwa perbaikan IPK Indonesia akan mempengaruhi penilaian internasional terhadap kemudahan berusaha dari negara maju untuk terus menerus meningkatkan investasi.Selain itu, perbaikan IPK juga akan membantu menjaga dan mengawal ekspor impor Indonesia di tengah fenomena barang yang banjir masuk ke Indonesia akibat dari konstelasi global.“Sehingga di satu sisi kondisi industri di dalam negeri harus tetap bisa kita jaga, di sisi lain postur negara, postur APBN, kemudian potensi kebocoran dan juga income bagi negara baik dari sektor pajak atau PNBP dan sektor lain bisa kita perkuat sehingga pondasi Indonesia tetap kuat dan ke depan akan semakin baik,” ujarnya.Sementara, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik upaya dari Polri untuk mengadakan seminar nasional ini.Menurutnya, seminar ini merupakan langkah penting untuk membahas secara lebih detail dan sistematis mengenai penyebab IPK Indonesia menurun dikaitkan dengan kegiatan ekonomi yang penting yaitu ekspor impor.“Jadi saya berharap dari seminar ini kita akan perbaiki dan melihat semua aspek dari sisi tata kelola dan dari sisi daya saing Indonesia, karena ini sangat menentukan Indonesia untuk maju ke depan,” ungkapnya.Ia menyampaikan apresiasi kepada Polri dan Satgas Pencegahan Korupsi Polri atas inisiatifnya untuk mengadakan seminar ini.Ia berharap, seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret untuk perbaikan tata kelola dan pelayanan ekspor impor di Indonesia.“Kami di Kementerian Keuangan dari Inspektorat Jenderal, kemudian pajak, bea cukai, dan LNSW akan siap untuk melaksanakan kerja sama ini secara baik,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (R)

Editor
: Agie HT Bukit SH
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase

Regional

Forsan Jateng Siapkan Program Pencegahan Kekerasan di Pesantren

Regional

161 Tim Mahasiswa Ramaikan Lomba Artikel Populer Program Pemprov Jateng

Regional

Sekolah Kartini Berdaya Dorong Perempuan Muda Melek Digital dan Hukum

Regional

Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026

Regional

Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan