Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Turunkan Angka Stunting, Atikoh Ganjar Gandeng Nasyiatul Aisyiyah

EM Bukit MKes - Minggu, 27 Agustus 2023 12:57 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2023/08/IMG-20230827-WA0017.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah Siti Atikoh menghadiri Musyawarah Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah dengan tema ‘Nyala Daya Perempuan Memajukan Peradaban’, di Gedung Muzdalifah, Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (26/8/2023). (Dok/Kominfo Jaw
Boyolali (buseronline.com) - Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar Pranowo menggandeng Nasyiatul Aisyiyah (NA), untuk ikut berkontribusi mencegah dan menurunkan angka stunting.Menurutnya, anggota NA merupakan perempuan cerdas dan responsif terhadap permasalahan.Hal itu disampaikan Atikoh seusai menghadiri Musyawarah Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah dengan tema ‘Nyala Daya Perempuan Memajukan Peradaban’, di Gedung Muzdalifah, Asrama Haji Donohudan, Boyolali.“Nasyiatul Aisyiyah itu kan memang luar biasa, anggotanya cerdas-cerdas, kemudian sangat responsif terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat,” ucapnya.Istri Gubernur Ganjar Pranowo itu mengatakan perempuan bisa menjadi kunci memperkuat peradaban melalui banyak hal. Tak terkecuali dalam pencegahan stunting.Pada kesempatan itu, Atikoh berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pencegahan stunting, yang bisa dilakukan oleh anggota NA. Di antaranya dengan deteksi dini atau skrining, khususnya pada remaja putri.“Karena kalau kita bicara induknya, Muhammadiyah dan Aisyiyah itu kan memiliki universitas, sekolah, sampai tingkat bawah. Jadi bisa berkolaborasi, misalnya mahasiswa kedokteran, kemudian kesehatan masyarakat, untuk skrining anemia, kemudian memberikan edukasi kepada masyarakat terkait gizi dan pencegahan stunting,” katanya.Atikoh berharap kesempatan itu jadi awal kolaborasi, yang bisa dimaksimalkan sebaik-baiknya. Apalagi, lanjut Atikoh, di NA banyak anggota yang berprofesi sebagai guru PAUD.“Mereka kan sangat dekat juga dengan anak didiknya. Kemudian kita juga bisa bergandengan tangan, gotong royong, misalnya ada masyarakat yang membutuhkan itu bisa kita memberikan asupan gizi protein hewani. Saya senangnya sama temen-temen dari NA dari Aisyiyah itu, banyak sekali ilmu yang bisa saya dapatkan juga,” tuturnya. (P3)

Editor
: EM Bukit MKes
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Regional

Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting

Regional

Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan

Regional

998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung

Regional

BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG

Regional

PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting

Regional

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase