119 Laporan SP4N-LAPOR! Belum Ditindaklanjuti, Pemkab Toba Dorong OPD Bergerak Cepat

Administrator - Selasa, 08 September 2026 20:37 WIB
Kadis Kominfo Toba Tumpal Panjaitan (kedua sebelah kiri) saat memimpin rapat kegiatan clinic SP4N-LAPOR!, Selasa (8/9/2026).

Balige (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Toba terus melakukan pembenahan dalam berbagai aspek pelayanan publik. Salah satunya dengan mengoptimalkan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!).

Melalui kanal tersebut, masyarakat Kabupaten Toba kini dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi, pengaduan maupun informasi terkait pelayanan publik kepada pemerintah daerah.

Program SP4N-LAPOR! menjadi salah satu perhatian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, setelah dilantik oleh Bupati Toba Effendi Sintong Panangian sekitar sebulan lalu.

Dalam upaya meningkatkan pengelolaan layanan pengaduan masyarakat, Dinas Kominfo Toba membangun sinergi dengan pihak IT Del Laguboti. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung penataan komunikasi dan pelayanan antara Pemerintah Kabupaten Toba dengan masyarakat.

Namun, berdasarkan data SP4N-LAPOR! sejak 2019 hingga 2026, masih terdapat pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Dari total 191 laporan yang masuk, sebanyak 60 laporan telah selesai, 12 laporan sedang dalam proses, sementara 119 laporan belum ditindaklanjuti.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemkab Toba. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didorong untuk segera menangani setiap laporan masyarakat sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Upaya itu dilakukan melalui kegiatan Coaching Clinic SP4N-LAPOR! yang digelar Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Selasa hingga Jumat, 8-11 September 2026, bertempat di ruang rapat Dinas Kominfo Kabupaten Toba.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh OPD dan camat se-Kabupaten Toba. Coaching Clinic ditujukan untuk memperkuat kapasitas Pejabat Penghubung SP4N-LAPOR! dalam mengelola pengaduan masyarakat.

Materi yang diberikan mencakup pengelolaan akun, verifikasi dan disposisi laporan, penyusunan tanggapan, tindak lanjut pengaduan, pemenuhan batas waktu penyelesaian, hingga peningkatan kualitas respons kepada masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Toba, Tumpal Panjaitan, saat membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa SP4N-LAPOR! bukan sekadar aplikasi pengaduan, melainkan sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan respons pemerintah terkait pelayanan publik.

"Kegiatan ini penting karena SP4N-LAPOR! merupakan sarana masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, aspirasi, dan informasi terkait pelayanan publik. Setiap laporan yang masuk harus menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh OPD sesuai kewenangannya," ujar Tumpal.

Menurutnya, jumlah laporan yang belum ditindaklanjuti harus menjadi perhatian bersama. Sebab, di balik setiap laporan terdapat masyarakat yang menunggu jawaban maupun penyelesaian dari pemerintah.

"Untuk itu, saya meminta kepada seluruh OPD agar segera mengecek dan menindaklanjuti laporan yang menjadi kewenangannya. Selain tindak lanjut, kita juga harus memperhatikan batas waktu penyelesaian laporan. Jangan sampai laporan dibiarkan terlalu lama tanpa kepastian. Jika masih dalam proses, pelapor perlu diberikan informasi mengenai perkembangan laporan tersebut," tegasnya.

Melalui Coaching Clinic tersebut, Pemkab Toba menargetkan pengelolaan pengaduan publik dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, terkoordinasi, transparan dan responsif.

Optimalisasi SP4N-LAPOR! diharapkan tidak hanya menjadi kanal penyampaian keluhan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Toba. (Galung)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Regional

Diskominfo Toba Dorong KIM Jadi Jembatan Informasi Pemerintah dan Masyarakat

Regional

Kabut Asap Menebal, Disdikpora Toba Imbau Sekolah Hentikan Aktivitas Luar Ruangan

Regional

Tekan Harga dan Kendalikan Inflasi, Pemkab Toba Segera Gelar Gerakan Pangan Murah

Regional

Pemkab Toba Serius Benahi Persampahan, Kabupaten Toba Jadi Pilot Project Program LSDP

Regional

Pemkab Toba Gandeng Korea Selatan Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Regional

Pemkab Toba Mulai Bahas Pilkades 2027, Tahapan Direncanakan Dimulai Mei