Jakarta (buseronline.com) - Lebih dari 150 ribu masyarakat memadati kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak dini hari. Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, warga telah berdatangan dan mengantre sejak pukul 02.00 WIB untuk mengikuti rangkaian peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka.
Warga yang hadir mengenakan beragam pakaian adat. Mereka tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Indonesia.
"Sejak pukul 02.00 dini hari masyarakat sudah mulai mengantre, sudah memakai pakaian adat daerah untuk memasuki Istana Merdeka. Tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah," ujar Teddy.
Menurut Teddy, dirinya bahkan sempat menyapa sejumlah warga yang datang dari Sulawesi, Sumatera, dan berbagai provinsi lainnya.
Kehadiran masyarakat terus memeriahkan rangkaian peringatan mulai dari Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI hingga Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
Tak hanya di kawasan Istana, panggung rakyat yang digelar di Monas juga menjadi magnet bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan secara bersama-sama.
"Lebih dari 150 ribu masyarakat hadir mengikuti rangkaian upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih di kawasan Istana Merdeka, serta panggung rakyat di Monas," jelas Teddy.
Kemeriahan perayaan kemerdekaan bahkan berlanjut hingga malam hari. Lebih dari 500 ribu warga disebut memadati kawasan mulai dari Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).
"Malam harinya, semangat yang sama terus menyala dengan kehadiran lebih dari 500 ribu warga di sepanjang Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia," ungkapnya.
Teddy menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan lebih dari sekadar antusiasme merayakan hari kemerdekaan. Kehadiran warga dari berbagai daerah, latar belakang, dan generasi menjadi gambaran kuat mengenai persatuan bangsa.
"Pemandangan ini kembali mengingatkan bahwa Merah Putih bukan sekadar bendera. Ia adalah pemersatu kita. Dari berbagai daerah, latar belakang dan generasi, kita hadir dengan satu kebanggaan yang sama: Indonesia," kata Teddy.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali memperkuat semangat persatuan dan mengisi kemerdekaan melalui karya serta kontribusi terbaik bagi bangsa.
"Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Mari terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya terbaik untuk bangsa," pungkas Teddy. (DKI1)