Parapat (buseronline.com) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut H Farianda Putra Sinik SE, mengukuhkan kepengurusan definitif PWI Kabupaten Toba dan PWI Kabupaten Samosir dalam acara yang berlangsung di Hotel Grand Tamaro, Parapat, Sabtu (27/6/2026).
Pengukuhan tersebut menandai lahirnya dua kepengurusan baru PWI di kawasan Bona Pasogit sebagai upaya memperkuat organisasi dan meningkatkan profesionalisme insan pers di tingkat daerah.
Acara tersebut dihadiri Ketua PWI Siantar Surati, Ketua Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) PWI Sumut Rifki Warisan, Adi Wasgo, serta para pengurus dan anggota PWI dari berbagai kabupaten/kota di Sumut.
Ketua PWI Bona Pasogit Alfonso Situmorang mengatakan pemekaran PWI Toba dan PWI Samosir telah memenuhi persyaratan organisasi berdasarkan jumlah anggota aktif.
"Untuk PWI Samosir saat ini memiliki sembilan anggota, sedangkan PWI Toba berjumlah tujuh anggota. Dengan jumlah tersebut, keduanya sudah layak dimekarkan menjadi kepengurusan yang berdiri sendiri," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembentukan PWI Kabupaten Humbang Hasundutan masih ditunda karena terdapat sejumlah kendala yang masih harus diselesaikan.
Menurut Alfonso, pemekaran dilakukan agar masing-masing kepengurusan dapat menjalankan program organisasi secara lebih efektif sekaligus memperkuat pembinaan terhadap wartawan di daerah.
Sementara itu, Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya kepengurusan PWI di daerah. Menurutnya, pemekaran organisasi merupakan salah satu komitmen yang telah ia sampaikan saat mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Sumatera Utara.
"Kita terpilih menjadi ketua mempunyai tugas berat menjadi parhobas atau pelayan bagi anggota PWI, termasuk mempermudah seluruh proses pemekaran PWI di daerah. Saya yakin Ketua Umum PWI Pusat akan bangga melihat perkembangan pemekaran PWI, khususnya di wilayah Bona Pasogit," katanya.
Farianda juga mengajak seluruh pengurus PWI di daerah untuk saling mendukung proses pembentukan kepengurusan baru demi memperkuat eksistensi organisasi hingga tingkat kabupaten.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa PWI Sumut pada tahun depan akan memprioritaskan program peningkatan kapasitas anggota, terutama dalam bidang jurnalistik dan penulisan berita.
"Tahun depan kita akan mengagendakan program yang fokus pada peningkatan kemampuan menulis bagi anggota PWI. Wartawan harus terus meningkatkan kompetensi agar menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farianda juga menetapkan susunan pengurus definitif PWI Toba dan PWI Samosir. PWI Samosir dipimpin oleh Tumpal Sijabat sebagai Ketua, Hotdon Naibaho sebagai Sekretaris, dan Herbin TTM Sinaga sebagai Bendahara. Sementara PWI Toba dipimpin Edwart MT Sinaga sebagai Ketua, didampingi Maruli Simanjuntak sebagai Sekretaris dan David Purba sebagai Bendahara.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan PWI Toba dan PWI Samosir mampu menjalankan roda organisasi secara mandiri, meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya. (Galung)