Bandung (buseronline.com) - Polrestabes Bandung mengerahkan sebanyak 998 personel gabungan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Bandung. Personel disiagakan di berbagai titik strategis, terutama di jalan utama dan lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian.
Kepala Bagian Operasional Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan pengamanan difokuskan pada malam takbiran, pelaksanaan salat Idul Adha, hingga distribusi daging kurban.
"Sebanyak 998 personel kami kerahkan untuk pengamanan malam takbiran dan pelaksanaan shalat Idul Adha di wilayah Kota Bandung," ujar AKBP Asep kepada media.
Menurutnya, aparat kepolisian juga akan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian perayaan berlangsung. Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Kota Bandung.
AKBP Asep mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran dengan tertib dan tidak melakukan konvoi di jalan raya. Ia meminta masyarakat melaksanakan takbiran di masjid maupun lingkungan masing-masing guna menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan salat Idul Adha keesokan harinya.
"Tidak usah konvoi ya, karena juga besoknya masih padat, ada shalat Id. Jadi diharapkan hanya merayakan di masjid, di tempat dan rumah masing-masing," katanya.
Selain pengamanan malam takbiran, petugas gabungan juga akan melakukan penjagaan saat pelaksanaan salat Idul Adha yang digelar di 591 lokasi lapangan dan 1.843 masjid di Kota Bandung.
Tak hanya itu, aparat juga akan mengawasi proses distribusi daging kurban agar berjalan lancar tanpa menimbulkan kerumunan berlebih.
"Kami juga akan mengawasi proses distribusi daging kurban agar berjalan lancar tanpa menimbulkan kerumunan berlebih," ujar AKBP Asep.
Ia berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menciptakan suasana Idul Adha yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Bandung. (DKI1)