Wakil Bupati Taput Buka Rapat Pemaparan Rencana Aksi OPD 2026-2029

Administrator - Jumat, 22 Mei 2026 20:23 WIB
Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan membuka secara resmi Rapat Pemaparan Rencana Aksi Perangkat Daerah Periode 2026-2029 dalam rangka percepatan pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (22/5/2026).

Taput (buseronline.com) - Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan membuka secara resmi Rapat Pemaparan Rencana Aksi Perangkat Daerah Periode 2026-2029 dalam rangka percepatan pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua hari tersebut digelar di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (22/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Henry MM Sitompul, para Asisten Setda dan staf ahli bupati, pimpinan perangkat daerah, Direktur Perseroda Pertanian, serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus berada dalam satu frekuensi kerja yang sama dalam menerjemahkan makna "perubahan" yang selama ini ditekankan oleh Bupati Tapanuli Utara.

"Bapak Bupati selalu menekankan perubahan pola kerja. Dengan kondisi keterbatasan ruang fiskal anggaran saat ini, kita dituntut kreatif. Jika biasanya anggaran seratus hanya bisa mendanai sepuluh kegiatan, maka lewat skema kolaborasi aktif dengan partisipasi masyarakat, nilai anggaran yang sama harus mampu menyelesaikan dua puluh pekerjaan. Inilah substansi perubahan yang kita cari," ujar Deni.

Ia juga memaparkan target makro daerah, di mana Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari Rp5 triliun menjadi Rp7,5 triliun pada tahun 2029.

Untuk mencapai target tersebut, sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan disebut menjadi fokus utama melalui strategi ekstensifikasi, seperti pembukaan lahan baru dengan target seribu hektare tahun ini, penguatan UMKM, serta pemanfaatan lahan tidur.

Selain itu, Wakil Bupati juga mendorong seluruh kepala OPD agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai instrumen referensi dalam merumuskan program kerja yang lebih efektif dan efisien.

"Gunakan alat-alat teknologi informasi yang ada sebagai bahan referensi ilmiah untuk menjawab tantangan sembilan misi pembangunan kita. Saya minta seluruh OPD saling terintegrasi. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perseroda Pertanian harus satu frekuensi mengurus hulu ke hilir. Jangan bekerja sendiri-sendiri, buka ruang diskusi lintas bidang demi memajukan ekonomi rakyat yang inklusif dan berdaya saing," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Tapanuli Utara Kristina Nahampun dalam laporannya menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan instruksi langsung pimpinan daerah untuk membedah dan mempertajam program kerja setiap OPD. Ia menjelaskan, agenda hari pertama diawali dengan pemaparan aplikasi Dashboard Pimpinan berupa sistem pelaporan fisik berkala sebagai instrumen monitoring capaian bulanan.

Selanjutnya, pemaparan difokuskan pada 11 OPD kluster pertama yang bersentuhan langsung dengan visi dan misi inti kemasyarakatan, mulai dari sektor pertanian, infrastruktur, kesehatan hingga pendidikan. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda pemaparan OPD pelayanan publik lainnya. (Galung)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Regional

Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan

Regional

USU Catat Sejumlah Capaian dan Perkuat Ambisi Menuju Kampus Berdaya Saing Global

Regional

Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Regional

Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Regional

Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli

Regional

Bupati Taput Tinjau Huntap Dolok Nauli, Dorong Kepastian Hukum dan Penataan Lingkungan