Kudus (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih membuka pendaftaran Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026 hingga Juli mendatang. Dilansir dari laman Jatengprov, hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat telah mencapai 825 orang.
Wakil Gubernur Jawa Tengah
Taj Yasin Maimoen mengatakan para pendaftar berasal dari kalangan santri yang akan melanjutkan pendidikan di dalam maupun luar negeri.
"Berdasarkan data, yang sudah daftar sekitar 825 orang santri, baik untuk sekolah di luar negeri maupun dalam negeri," ujar Taj Yasin di sela kegiatan Muwaadah Pengukuhan dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX dan XII MTs MA Nahdlatul Muslimin, Undaan Kidul, Kabupaten Kudus, Minggu.
Menurutnya, program beasiswa tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.
Ia berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat pendidikan di pondok pesantren. "Ilmunya bisa dimanfaatkan untuk melengkapi keilmuan yang ada di pondok pesantren," katanya.
Program beasiswa ini diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren dengan mengusung semangat "Ngopeni Nglakoni".
Bantuan pendidikan diberikan mulai jenjang vokasi hingga doktoral (S3), baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Berdasarkan pengumuman resmi, pendaftaran beasiswa santri vokasi dan S1 dalam negeri dibuka mulai 18 Februari hingga 10 Juli 2026. Tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli hingga 1 Agustus 2026, sedangkan hasil seleksi diumumkan pada 3 Agustus 2026.