Mendikdasmen Apresiasi Denpasar Education Festival 2026, Dorong Budaya Sekolah Ramah Lingkungan

Heri - Senin, 11 Mei 2026 13:15 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti saat menghadiri puncak acara di Kota Denpasar, Kamis (7/5/2026).

Denpasar (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengapresiasi penyelenggaraan Denpasar Education Festival (DEF) 2026 sebagai model penguatan pendidikan ramah lingkungan melalui budaya sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman.

Festival yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar itu mengusung tema "Edugreen: dari Sekolah Sehat Wujudkan Denpasar Bersih" dan berlangsung pada 6-8 Mei 2026.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, saat menghadiri puncak acara di Kota Denpasar, Kamis, Menteri Mu'ti menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun budaya ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

"Temanya sangat tepat karena mengangkat isu pendidikan ramah lingkungan. Ini penting untuk menindaklanjuti kebijakan Presiden tentang membangun budaya ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah," ujar Mu'ti.

Ia menegaskan, lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman memiliki hubungan erat dengan motivasi serta prestasi belajar peserta didik. Karena itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong penguatan budaya sekolah aman dan nyaman sebagai bagian dari pembentukan karakter anak Indonesia.

Menurut Mu'ti, langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis sumber patut menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

"Kalau ini bisa diterapkan di semua sekolah, saya yakin kita akan memiliki lingkungan yang bersih dan sehat sehingga anak-anak dapat belajar dengan sebaik-baiknya," katanya.

Selain penguatan akademik, Mu'ti juga menekankan pentingnya pendidikan yang mampu membentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Ia menilai pendidikan harus menyiapkan generasi yang berkarakter dan memiliki kesadaran ekologis di tengah tantangan perubahan iklim dan persoalan sosial.

Senada dengan itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga upaya menumbuhkan semangat, kepedulian, dan cinta terhadap sesama serta lingkungan.

Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong penguatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kapasitas guru, serta pendidikan karakter berbasis budaya lokal guna menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

SE Kemendikdasmen Beri Kepastian bagi Guru Non-ASN Tetap Mengajar

Pendidikan

Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Guru SD Bahasa Inggris, Siapkan Mapel Wajib Mulai 2027

Pendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Deep Learning dan Budaya Menulis di SDN 6 Sumerta

Pendidikan

Kemendikdasmen Perkuat Transparansi dan Daya Tampung dalam SPMB 2026/2027

Pendidikan

Guru Jadi Kunci Transformasi Pendidikan, Wamendikdasmen Tekankan Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan

Pendidikan

Gotong Royong Kunci Percepatan Transformasi Pendidikan Nasional