Nawal Yasin Gaungkan Gerakan Anti Bullying di Sekolah

Heri - Minggu, 10 Mei 2026 16:30 WIB
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin saat menghadiri Deklarasi Anti Bullying yang diinisiasi Srikandi Jawa Tengah bersama SMP Nasima Semarang, Jumat (8/5/2026), dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026.

Semarang (buseronline.com) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin terus menggaungkan gerakan anti bullying di lingkungan sekolah guna menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Komitmen itu kembali ditegaskan saat menghadiri Deklarasi Anti Bullying yang diinisiasi Srikandi Jawa Tengah bersama SMP Nasima Semarang, Jumat, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026.

Dilansir dari laman Jatengprov, kegiatan tersebut turut dihadiri Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian ESDM RI, Sri Suparni Bahlil Lahadalia.

Dalam sambutannya, Nawal menegaskan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi tumbuh kembang anak, bukan ruang yang menghadirkan rasa takut maupun tekanan.

"Diharapkan di sini nantinya, anak-anak tumbuh dengan karakter, bukan tumbuh dengan tekanan," ujarnya di hadapan guru dan ratusan siswa SMP Nasima Semarang.

Menurutnya, upaya mencegah perundungan di lingkungan pendidikan membutuhkan dukungan dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Karena itu, penguatan ketahanan keluarga menjadi fondasi penting dalam membangun karakter anak.

"Melalui gerakan PKK, kami terus mendorong pola asuh berbasis kasih sayang dan komunikasi yang sehat, meningkatkan literasi digital keluarga, serta penguatan pendidikan karakter sejak dini," kata Ning Nawal.

Ia menambahkan, Ahmad Luthfi bersama Taj Yasin telah menginisiasi program Kecamatan Berdaya untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak.

Melalui program tersebut, tersedia Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) yang memberikan layanan bantuan hukum, medis, hingga pendampingan psikologis bagi korban kekerasan maupun perundungan.


Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Perempuan Jateng Diajak Hidupkan Semangat Kartini di Era Modern