Cilacap (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan melalui program renovasi sekolah secara besar-besaran. Hal itu disampaikan saat meninjau hasil renovasi SMAN 1 Cilacap di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Dalam keterangannya, Presiden mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya pemerintah telah memulai perbaikan sekitar 17.000 sekolah di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut akan meningkat signifikan pada 2026 dengan target renovasi mencapai 70.000 sekolah.
"Tahun yang lalu sekitar 17.000 sekolah telah kita perbaiki. Pada 2026, kita akan tingkatkan menjadi 70.000 sekolah di seluruh Indonesia. Tahun berikutnya, saya akan upayakan minimal tambahan 100.000 sekolah, sehingga pada akhir 2028 seluruh sekolah di Indonesia sudah diperbaiki," ujar Presiden Prabowo.
Selain perbaikan fisik, pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas dan kelengkapan fasilitas pendidikan. Menurut Presiden, sekolah yang layak dan memadai merupakan fondasi penting dalam menciptakan proses belajar yang optimal.
"Kita tidak hanya memperbaiki, tetapi juga meningkatkan kualitas dan fasilitas sekolah karena pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa," katanya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Ia menilai Indonesia tetap berada dalam kondisi stabil dan memiliki peluang besar untuk terus berkembang, terutama melalui pembangunan sumber daya manusia.
"Di tengah krisis global yang terjadi di berbagai wilayah, kita bersyukur Indonesia tetap dalam keadaan baik dan damai," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengajak pelajar dan tenaga pendidik untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama kemajuan bangsa. Pemerintah, lanjutnya, akan terus bekerja keras memastikan generasi muda Indonesia memperoleh akses pendidikan berkualitas di lingkungan sekolah yang layak dan modern. (DKI1)