Banyumas (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, meresmikan 34 satuan pendidikan hasil program revitalisasi di Jawa Tengah, yang terdiri dari 30 sekolah di Kabupaten Banyumas dan 4 sekolah di Kabupaten Cilacap.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, peresmian ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Banyumas yang menilai program revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa program tersebut turut memperkuat kualitas layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan pendidikan.
"Keterlibatan masyarakat menjadi nilai strategis yang tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah," ujarnya.
Sadewo menambahkan, pihaknya berkomitmen menjadikan Banyumas sebagai pusat pendidikan dan pariwisata di Jawa Tengah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program "Pasti Sekolah" untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal pendidikan, serta penyediaan bus sekolah gratis bagi guru dan siswa guna meningkatkan akses dan menekan penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar.
Sementara itu, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran akan terus berlanjut dan diperluas pada 2026.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan layanan pendidikan bermutu untuk semua.
Selain revitalisasi, pemerintah juga memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) hingga jenjang PAUD/TK dengan menjangkau lebih dari 880 ribu anak, masing-masing menerima bantuan Rp450 ribu per tahun.