Minahasa (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, meresmikan 106 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, peresmian ini merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperkuat
pendidikan vokasi.
Dalam sambutannya di SMK Negeri 3 Tondano, Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa program revitalisasi menjadi strategi penting pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja.
"Pada 2025 pemerintah telah menyelesaikan revitalisasi dan pembangunan unit sekolah baru di 16.167 satuan
pendidikan, serta mendistribusikan 288.865 Interactive Flat Panel," ujarnya.
Ia menambahkan, pada 2026 pemerintah akan meningkatkan skala program dengan target sekitar 71 ribu satuan pendidikan. Berdasarkan data per 23 April 2026, sebanyak 255 sekolah di Provinsi Sulawesi Utara telah direvitalisasi, dengan 106 sekolah di antaranya diresmikan langsung dalam kegiatan tersebut.
Wakil Gubernur
Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, menyambut baik program ini sebagai langkah percepatan peningkatan mutu
pendidikan di daerah.
"Fasilitas yang memadai menjadi kunci dalam mencetak generasi yang kompetitif dan siap memasuki dunia kerja," katanya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Tondano, Imelda Monik, menyebut revitalisasi telah meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada program keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan.
Dengan anggaran Rp2,63 miliar, sekolah tersebut membangun ruang praktik berstandar industri, merehabilitasi ruang kelas, serta melengkapi fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, bangunan sekolah juga dirancang lebih aman terhadap risiko bencana. "Saat gempa magnitudo 7,6 terjadi, bangunan sekolah tetap kokoh tanpa kerusakan," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen juga menandatangani prasasti peresmian untuk sejumlah satuan pendidikan lintas jenjang di Sulawesi Utara. (R)