Riau (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat upaya edukasi antikorupsi melalui pendekatan kreatif dan kontekstual.
Dilansir dari laman
KPK, salah satunya dengan menggelar Movie Day Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2026 di tiga wilayah di Provinsi Riau.
Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK ini menyasar generasi muda dengan menghadirkan media film sebagai sarana pembelajaran yang lebih emosional dan membumi.
Koordinator Program ACFFEST, Epi Handayani mengatakan bahwa pendekatan sinema dinilai efektif dalam membangun kesadaran kritis masyarakat terhadap praktik korupsi di lingkungan sekitar.
"Film mampu menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan realitas, sekaligus menggugah kesadaran publik akan pentingnya integritas," ujarnya saat membuka Roadshow Movie Day ACFFEST 2026 di Anjung Seni Idrus Tintin, Kota Pekanbaru, Jumat.
Mengusung tema "Dari Lensa, Integritas Terjaga!", program yang telah memasuki tahun ke-12 ini juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam membangun budaya
antikorupsi yang berkelanjutan.
Menurut Epi, ACFFEST tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya film, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor yang melibatkan sineas, akademisi, komunitas, hingga pelajar.
Rangkaian kegiatan Movie Day ACFFEST 2026 berlangsung pada 17-19 April 2026 di Kota Pekanbaru, Kabupaten Rengat, dan Kabupaten Kampar.
Sejumlah film yang mengangkat isu integritas dalam kehidupan sehari-hari turut diputar, di antaranya Pirates of Sepuluh Ribuan, Dompet Imajinasi, Jimpitan, dan Balik Nama.
Selain pemutaran
film, kegiatan ini juga menghadirkan penampilan dari Suwang Project serta diskusi interaktif bersama narasumber. Forum tersebut menjadi ruang dialog antara pesan dalam
film dengan realitas sosial di masyarakat.