Garut (buseronline.com) - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara resmi menutup kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Komplek Yayasan Al-Musadaddiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis. Kegiatan ini diikuti oleh 42 tim perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Garut.
Dilansir dari laman Jabarprov, dalam kompetisi tersebut,
SDN 4 Pataruman dari Kecamatan Tarogong Kidul berhasil meraih juara pertama sekaligus mempertahankan gelar yang diperoleh pada tahun sebelumnya.
Posisi juara kedua diraih oleh SD Yos Sudarso dari Kecamatan Garut Kota, sementara juara ketiga ditempati SDN 3 Banjarwangi dari Kecamatan Banjarwangi.
Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa Lomba Cerdas Cermat merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sejak usia dini.
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong sekolah untuk lebih serius dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan akademik yang lebih baik.
"Kegiatan ini menjadi dorongan agar sekolah-sekolah lebih siap dan serius dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam literasi dan numerasi," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan rencana untuk mengevaluasi sistem kompetisi agar dapat menjangkau lebih luas serta mendorong pelaksanaan kegiatan serupa bagi para guru.
Menurutnya, kualitas guru memiliki peran penting dalam mencetak siswa yang unggul. "Ke depan, kita ingin mendorong juga kompetisi untuk guru, karena guru yang hebat akan melahirkan siswa yang hebat," tambahnya.
Abdusy Syakur Amin juga menilai bahwa kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai kecamatan ini turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi acara, seiring meningkatnya aktivitas selama berlangsungnya kegiatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten
Garut, Ai Sadidah, menjelaskan bahwa kompetisi diikuti oleh 42 tim yang dibagi ke dalam tiga wilayah, yakni utara, tengah, dan selatan. Masing-masing wilayah menjalani tiga putaran penyisihan untuk menentukan perwakilan ke babak semifinal hingga final.
Ia menambahkan, konsep LCC tahun ini difokuskan pada penguatan literasi dan numerasi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan dasar. Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan program Lomba Cepat Tepat yang lebih berfokus pada kemampuan matematika siswa.
Kepala
SDN 4 Pataruman, Ariana, menyampaikan bahwa keberhasilan timnya tidak lepas dari persiapan matang yang telah dilakukan sejak awal tahun, termasuk proses seleksi dan pelatihan siswa sejak Januari.
Salah satu anggota tim pemenang, Prawira, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut setelah melalui persaingan yang ketat. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk meraih hasil yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tumbuh semangat kompetisi yang sehat di kalangan siswa sekaligus memperkuat budaya belajar dan prestasi di Kabupaten
Garut. (R)