Pematangsiantar (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama pihak sekolah memutuskan untuk merelokasi SMA Negeri 5 Pematangsiantar sebagai solusi atas sengketa lahan yang tengah berlangsung. Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi dengan berbagai pihak terkait.
Sengketa lahan yang melibatkan sekolah tersebut dengan PT Detis Sari Indah (DSI) telah mencapai putusan hukum. Mahkamah Agung (MA) menetapkan bahwa lahan yang ditempati sekolah merupakan milik sah PT DSI, meskipun proses peninjauan kembali masih berjalan.
Dalam putusannya, MA juga mewajibkan pihak sekolah untuk membayar ganti rugi sekitar Rp40,7 miliar, serta biaya sewa lahan selama kurang lebih 18 tahun sebesar Rp10 miliar. Dengan besarnya beban tersebut, relokasi dinilai sebagai langkah paling efektif dan efisien.
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengatakan bahwa selain persoalan hukum, faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan utama relokasi. Lokasi sekolah saat ini dinilai terlalu dekat dengan jalan raya dan rawan banjir.
"Relokasi opsi yang lebih efektif dan efisien, belum lagi sekolah ini terlalu dekat ke jalan raya dan juga banjir, jadi opsi relokasi paling masuk akal," ujar Bobby saat diskusi di lingkungan sekolah, Kamis.
Saat ini,
Pemprov Sumut bersama pihak sekolah dan Pemerintah Kota Pematangsiantar tengah mencari lahan baru yang memenuhi sejumlah kriteria, seperti luas minimal setara dengan lokasi saat ini sekitar 1,1 hektare, jarak yang tidak terlalu jauh, serta kondisi yang lebih aman dari risiko banjir.
Bobby menargetkan pencarian lahan dapat rampung dalam waktu satu minggu agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. "Satu minggu kita akan cari lahannya, kita tidak ingin anak-anak kita terganggu sekolahnya," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk mendukung proses relokasi, baik dari sisi administrasi maupun anggaran. "Pemko tahun ini sudah mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk biaya sewa dan kita juga akan melihat lagi kontribusi lainnya untuk relokasi," ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi E DPR RI Subandi, Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alex Sinulingga, serta Kepala SMAN 5 Pematangsiantar Depson Butarbutar bersama jajaran terkait lainnya. (P3)