Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah

Administrator - Jumat, 10 April 2026 19:12 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, saat meninjau langsung pelaksanaan TKA di SMP Negeri 11 Kota Serang, Senin (6/4/2026).

Serang (buseronline.com) - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Banten berjalan lancar. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan kegiatan tersebut berlangsung tanpa kendala berarti.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, saat meninjau langsung pelaksanaan TKA di SMP Negeri 11 Kota Serang, Senin.

Dalam kunjungannya, Atip mengapresiasi kesiapan pihak sekolah yang tetap mampu menyelenggarakan TKA dengan baik meskipun menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Ia menyebut, pelaksanaan ujian dilakukan secara bergelombang sebagai solusi atas keterbatasan perangkat.

"Alhamdulillah pelaksanaannya lancar. Karena keterbatasan sarana, TKA dilaksanakan secara bergelombang. Secara umum tidak ada gangguan teknis," ujarnya.

Menurut Atip, hasil TKA nantinya akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi kemampuan individu siswa serta menjadi bahan rujukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ke depan. Ia juga berpesan agar para siswa tetap percaya diri dan semangat dalam mengerjakan soal.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 11 Kota Serang, Sanyata Jaka Santoso, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan matang sebelum pelaksanaan TKA. Mulai dari sosialisasi kepada siswa dan orang tua, pelaksanaan simulasi, gladi bersih, hingga try-out.

"Sebanyak 378 siswa mengikuti TKA secara sukarela dengan izin orang tua. Kami juga memberikan pembekalan melalui buku panduan yang dibahas oleh guru Bahasa Indonesia dan Matematika," jelasnya.

Terkait keterbatasan fasilitas, Sanyata menyebut sekolah hanya memiliki satu laboratorium komputer dengan 35 laptop. Untuk mengatasi hal tersebut, pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga gelombang dengan empat sesi per hari yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB.

Ia menegaskan bahwa TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai instrumen pemetaan kompetensi akademik secara nasional. Kelulusan tetap ditentukan melalui ujian sekolah serta penilaian karakter.

Antusiasme juga ditunjukkan para peserta. Salah satu siswa, Khoirul Fariz Maulana, mengaku merasa lega setelah menyelesaikan ujian meski sempat mengalami kesulitan pada mata pelajaran Matematika.

"Senang dan lega. Matematika memang cukup sulit, tapi saya yakin dengan hasil sendiri," ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Farah Maulida Nury. Ia menilai TKA penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa dan melatih kesiapan menghadapi ujian.

"TKA ini penting untuk melatih kemampuan akademik. Semoga teman-teman tetap semangat dan bisa menjawab soal dengan baik," tuturnya. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

PT Angkasa Pura Indonesia Salurkan Bantuan Marching Band untuk SMPN 2 Simangumban

Pendidikan

Kemenag Susun Materi Pendidikan Cegah Penyebaran Budaya LGBTQ di Satuan Pendidikan Keagamaan

Pendidikan

Rumah Pendidikan Raih Juara Dunia WSIS Prizes 2026

Pendidikan

Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58, 282 Capaja Siap Jadi Perwira Polri

Pendidikan

Kemendikdasmen Aktifkan Gerakan PSPB untuk Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Pendidikan

Wabup Taput: Kepala Sekolah Penentu Kemajuan Pendidikan