1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar

Administrator - Jumat, 10 April 2026 19:06 WIB
Pelaksanaan hari pertama TKA jenjang SMP berlangsung dengan baik dan terkendali.

Jakarta (buseronline.com) - Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/sederajat di seluruh Indonesia berlangsung lancar dan terkendali. Tingginya antusiasme dari sekolah, peserta didik, dan orang tua menjadi sinyal positif terhadap penerimaan transformasi digital dalam sistem evaluasi pendidikan.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, berdasarkan data sementara, sebanyak 1.899.878 peserta telah mengikuti TKA pada hari pertama. Ujian ini digelar serentak di berbagai satuan pendidikan dengan pembagian waktu yang telah diatur oleh pemerintah.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menyampaikan bahwa kelancaran pelaksanaan TKA merupakan hasil kerja sama berbagai pihak.

"Kami bersyukur pelaksanaan TKA hari pertama berjalan dengan baik. Ini adalah hasil kerja bersama banyak pihak, mulai dari sekolah, guru, pengawas, hingga tim teknis di pusat dan daerah," ujar Toni di Jakarta, Selasa.

Pelaksanaan TKA dimulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB dan dibagi dalam empat sesi. Sesi pertama diikuti oleh 700.532 peserta, sesi kedua 675.330 peserta, sesi ketiga 419.391 peserta, dan sesi keempat sebanyak 104.625 peserta.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebelumnya telah memberikan fleksibilitas kepada sekolah dalam memilih sesi pelaksanaan. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dalam kondisi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Selain itu, pemerintah juga membuka kesempatan bagi peserta yang berhalangan hadir, terutama akibat bencana atau kondisi kahar lainnya, untuk mengikuti TKA susulan yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2025.

Kemendikdasmen turut mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, serta peserta didik, dalam menyukseskan pelaksanaan TKA hari pertama.

"Kami percaya ini adalah proses belajar bersama. Dengan kolaborasi dan saling memahami, kita dapat menghadirkan sistem evaluasi yang semakin baik untuk anak-anak kita," tutup Toni. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung

Pendidikan

USU Siapkan SDM Masa Depan Bangsa

Pendidikan

Program “Istana untuk Anak Sekolah” Beri Pengalaman Berkesan bagi Ratusan Pelajar dan Mahasiswa

Pendidikan

Taput Jadi Contoh Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Sumut

Pendidikan

Kepri Perkuat Kualitas Pendidikan Lewat Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran

Pendidikan

Ahmad Qosbi Ajak Lulusan MAPN 4 Medan Percaya Diri Hadapi Tantangan Zaman