Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Wali Kota Bandung Kampanyekan Pengurangan GGL, Dorong Pola Hidup Sehat Sejak Dini

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 04 Maret 2026 09:06 WIB
Sejumlah siswa SDI Al Azhar 36 Bandung mengikuti kegiatan kampanye “Ayo Kurangi Gula, Garam, dan Lemak (GGL), agar Hidup Sehat, Kuat, dan Pintar” di Jalan Palasari, Kota Bandung, Senin (2/3/2026). (Dok/Jabarprov)

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung resmi menggaungkan kampanye “Ayo Kurangi Gula, Garam, dan Lemak (GGL), agar Hidup Sehat, Kuat, dan Pintar” di SDI Al Azhar 36 Bandung, Jalan Palasari, Senin.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, didampingi Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, serta jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan perwakilan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Program ini merupakan bagian dari jejaring internasional Partnership for Healthy Cities yang mendorong kota-kota di dunia memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit tidak menular.

Dalam sambutannya, dilansir dari laman Jabarprov, Muhammad Farhan menegaskan bahwa siswa sekolah dasar menjadi sasaran utama kampanye karena merupakan kelompok usia paling strategis untuk membentuk kebiasaan hidup sehat.

“Kita ingin pendidikan pola makan sehat dimulai sejak dini. Kalau kesadaran itu sudah tumbuh dari SD, maka dampaknya akan terasa puluhan tahun ke depan,” ujar Farhan.

Ia menyebutkan, konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, hipertensi, hingga penyakit jantung.

Karena itu, menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan pengobatan di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kampanye tersebut. Ia menilai gerakan pengurangan GGL merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi muda.

“Apa yang dilakukan hari ini akan berdampak 20 hingga 30 tahun ke depan,” ujarnya.

Asep juga berharap para orang tua turut mendukung gerakan tersebut. Ia mendorong agar sosialisasi tidak hanya menyasar siswa di sekolah, tetapi juga keluarga di rumah sehingga pola hidup sehat dapat diterapkan secara konsisten.

Pada tahap awal, kampanye ini akan dilaksanakan di lima sekolah dasar, yakni SD 37 Sabang, SDI Al Azhar 36, SD Islam Terpadu Al-Irsyad, SD 23 Pajajaran, dan SD As-Syifa Bandung.

Program tersebut mencakup edukasi pola makan sehat, pengawasan kantin sekolah, serta pembiasaan memilih makanan dengan kandungan gizi seimbang.

Pemerintah Kota Bandung berharap gerakan ini mampu menekan angka penyakit tidak menular di masa mendatang serta menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan produktif. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam

Pendidikan

427 Siswa Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi

Pendidikan

Patroli Jalan Kaki Satgas Damai Cartenz di Muara Puncak Jaya, Sapa Warga dan Bagikan Makanan Ringan

Pendidikan

Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Terapkan Sistem Asrama, Siswa Dilatih Mandiri dan Disiplin

Pendidikan

Bobby Nasution Wacanakan Penurunan PKB di Daerah Tertentu untuk Pemerataan PAD

Pendidikan

Jabar Targetkan Bebas Anak Tidak Sekolah pada 2029