Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Revitalisasi Sekolah Buleleng: Lab dan Ruang Praktik Dorong Perubahan Nyata untuk Siswa

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 17 Februari 2026 09:12 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menandatangani prasasti saat peresmian Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (13/2/2026). (Dok/Kemendikdasmen)
Singaraja (buseronline.com) - Pembangunan dan perbaikan sarana prasarana sekolah kini tidak lagi dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan pintu masuk untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal itu mengemuka dalam peresmian Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Buleleng, Bali, yang memadukan penguatan fasilitas fisik dengan pembaruan pendekatan belajar.Kepala SMKN 3 Singaraja, Nyoman Nilon, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam peningkatan sarana pendidikan. Ia mewakili para kepala sekolah penerima bantuan revitalisasi tahun 2025.“Kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu ti atas dukungannya dalam peningkatan sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Buleleng,” ujarnya.Menurutnya, dilansir dari laman Kemendikdasmen, sebanyak 64 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMK di Kabupaten Buleleng menerima bantuan revitalisasi dengan total nilai mencapai Rp90,75 M. Ia menilai program tersebut sebagai investasi besar bagi masa depan generasi muda daerah.Khusus di SMKN 3 Singaraja, bantuan meliputi pembangunan enam ruang kelas baru, ruang praktik siswa teknik sepeda motor beserta peralatannya, serta lima unit toilet dengan total 30 pintu.“Di tahun 2026 ini ada momen kedua, gedung sekolah kami diresmikan oleh Bapak Menteri Abdul Mu’ti, sementara pada 1986 diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Fuad Hasan,” katanya.Apresiasi serupa disampaikan Kepala SMPN 1 Busungbiu, I Komang Agus Adi Wiryawan. Ia menyebut revitalisasi memberi dampak nyata terhadap pembelajaran, terutama pada penguatan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK).“Revitalisasi berupa pembangunan ruang laboratorium TIK baru sangat membantu proses pembelajaran menjadi lebih lancar dan praktik TIK semakin terfasilitasi,” ungkapnya.Sebelumnya, laboratorium TIK sekolah masih menggunakan ruang kelas biasa. Kini pembelajaran lebih optimal karena ruang kelas dan laboratorium dapat dimanfaatkan sesuai fungsi.Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan pembangunan fisik sekolah harus diimbangi peningkatan kualitas pembelajaran.“Kalau sekolah diibaratkan rumah, bangunan fisik adalah eksteriornya. Penting, tetapi interiornya, yaitu kualitas pembelajaran, tidak kalah penting,” ujarnya saat peresmian di Kota Singaraja, Jumat.Ia juga menekankan pentingnya perawatan fasilitas sekolah agar tetap bersih, aman, dan nyaman bagi siswa.Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, menyatakan kehadiran pemerintah pusat menjadi suntikan semangat bagi dunia pendidikan di daerah.Menurutnya, revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan penguatan ekosistem pembelajaran yang memperkokoh setiap ruang kelas sebagai tempat tumbuh kembang siswa.Program ini diharapkan mampu menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berdaya saing, berkarakter, dan berkeadilan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Peternak Muda Ambarawa Raih Juara II Lomba Domba Ekstrem Piala Gubernur Jateng 2026

Pendidikan

Presiden Prabowo Komitmen Perkuat Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Pendidikan

Prabowo Subianto Tinjau Panen Raya Udang di Kebumen, Warga Sambut Antusias

Pendidikan

KPK Soroti Risiko Korupsi di Sektor Transportasi, Kemenhub Masuk Kategori Rentan SPI 2025

Pendidikan

SAFest 2026 Angkat Sport Tourism Tapanuli Utara, Bupati JTP Ikut Gowes dan Renang di Danau Toba

Pendidikan

Kemendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Digitalisasi Wilayah 3T