Klaten (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, meresmikan hasil revitalisasi satuan pendidikan di SMP Negeri 6 Klaten, Rabu.
Di Kabupaten Klaten, program revitalisasi tersebut menyasar 92 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Dalam sambutannya, dilansir dari laman Jatengprov, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk memastikan seluruh sekolah di Indonesia memiliki lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
“Revitalisasi ini merupakan bagian kebijakan Bapak Presiden, agar semua sekolah tidak ada yang rusak,” ujarnya.
Secara nasional, pemerintah telah merevitalisasi sebanyak 16.175 satuan pendidikan. Jumlah tersebut, menurutnya, masih akan terus bertambah pada tahun ini karena program revitalisasi menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Insyaallah di tahun ini, jumlahnya akan bertambah. Karena program ini merupakan salah satu yang menjadi perhatian dari Bapak Presiden,” kata Abdul Mu’ti.
Di SMPN 6 Klaten, revitalisasi meliputi rehabilitasi dua unit toilet, dua ruang kelas, serta satu rumah dinas guru yang berada di lingkungan sekolah.
Perbaikan sarana dan prasarana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang turut mendampingi peresmian menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas dukungan program revitalisasi di wilayahnya.
Ia berharap perbaikan sarana dan prasarana sekolah dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan karakter peserta didik.
Menurutnya, menjelang satu abad Indonesia, peningkatan mutu pendidikan menjadi tantangan sekaligus kebutuhan mendesak.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, transformasi pendidikan harus mampu membekali generasi muda tidak hanya dengan kecerdasan akademik, tetapi juga karakter yang kuat.
“Transformasi pendidikan harus menjawab tantangan zaman, sehingga anak-anak kita siap menghadapi masa depan dengan kompetensi dan karakter yang unggul,” ujarnya.
Program revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. (R)