Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

SMK Jabar Cetak Generasi Duta Kreator Affiliate

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 12 Februari 2026 09:06 WIB
Empat siswa SMK Jawa Barat menunjukkan trofi usai dinobatkan sebagai Duta Kreator Affiliate SMK Jabar pada ajang penganugerahan program Kreator Affiliate Digital Muda (KaDM) di Aula Ki Hajar Dewantara, Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa (10/2/2026)
Bandung (buseronline.com) - Empat siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat terpilih sebagai Duta Kreator Affiliate SMK Jabar dalam program Kreator Affiliate Digital Muda (KaDM).Program ini menjadi langkah strategis Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat untuk mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis digital sekaligus menekan angka pengangguran terbuka lulusan SMK.Juara pertama diraih siswa SMKN 1 Majalengka, Muhammad Reihan. Posisi kedua ditempati Nur Rohman dari SMKN 1 Bogor. Sementara juara ketiga diraih dua siswa SMKN 3 Bandung, yakni Amira Oktaviannisa dan Nuri Fajrianti Projo.Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa.Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Jabar, Edy Purwanto, mengatakan program KaDM dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan kewirausahaan digital melalui pembuatan konten kreatif dan pemasaran berbasis affiliate.Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi solusi alternatif menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran lulusan SMK.“Anak-anak diajarkan membuat konten kreatif, menjadi affiliator, dan menghasilkan uang secara mandiri. Ini jadi kunci dan harus dimaknai bahwa orientasi lulusan SMK bukan hanya mencari lowongan kerja, tetapi membuka usaha,” ujar Edy.Ia menambahkan, keterampilan digital yang diperoleh selama di sekolah dapat menjadi bekal nyata bagi siswa setelah lulus. Karena itu, dilansir dari laman Jabarprov, pihaknya mendorong Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK) Jawa Barat untuk terus membekali serta menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan pelajar.“Kalau sejak sekolah sudah dibekali ilmu dan praktiknya, mereka punya pilihan untuk mandiri secara ekonomi. Ini yang terus kita dorong,” katanya.Salah satu pemenang, Muhammad Reihan, mengaku program tersebut memberinya keberanian untuk mencoba peluang baru di dunia digital. Ia kini mulai merasakan manfaat ekonomi dari aktivitas affiliate marketing yang dijalaninya.“Jangan takut mencoba hal baru. Walaupun ada yang mengejek, yang menikmati hasil dan kebaikannya adalah kita sendiri,” ungkap Reihan.Ia menuturkan, setelah mengikuti program KaDM, dirinya menerima sejumlah tawaran endorse dari berbagai merek. Bahkan sebelum menjadi affiliator, ia sudah terbiasa berjualan makanan ringan di lingkungan sekolah.“Sebelum jadi affiliator, aku juga jualan di sekolah, bawa produk camilan seperti cipuk dan cheesecuit, jadi sudah ada jiwa wirausahanya. Melalui program KaDM jadi makin terasah,” tambahnya.Selain penghargaan untuk siswa, MGMP KIK Jabar yang berkolaborasi dengan Chlorine Digital Media & Teknologi juga memberikan apresiasi kepada tiga guru sebagai Duta Affiliator terbaik serta tiga sekolah dengan kategori khusus.Disdik Jabar berharap program Kreator Affiliate Digital Muda dapat terus dikembangkan agar semakin banyak siswa SMK mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai peluang usaha, sehingga lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja baru. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi Rp9,65 Miliar ke Pemprov DKI, Bakal Jadi Pos Damkar

Pendidikan

Peringati HUT ke-75 Humas Polri, 100 Orang Ikuti Donor Darah Serentak

Pendidikan

Diskominfo Toba Hadiri Workshop Penguatan Kehumasan Pemerintah Daerah se-Sumut

Pendidikan

Pemkab Tapanuli Utara Usulkan Tiga Ruas Jalan Provinsi Sepanjang 76 Km Jadi Jalan Nasional

Pendidikan

Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran

Pendidikan

Pemprov Sumut Ingatkan ASN Waspadai Investasi Bodong dan Judi Online