Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Bakti Desa Mahasiswa di Giriawas Didukung Pemkab Garut untuk Maksimalkan Manfaat

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 29 Januari 2026 06:18 WIB
Kepala Desa Giriawas Deni Sunjani memberikan sambutan pada penutupan Program Bakti Desa 2026 di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Senin (26/1/2026). (Dok/Diskominfo Garut)

Garut (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Garut mendorong pemanfaatan berkelanjutan hasil Program Bakti Desa 2026 yang dilaksanakan mahasiswa di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang. Program pengabdian masyarakat tersebut resmi ditutup pada Senin, dan diharapkan mampu menjadi solusi pembangunan berbasis kebutuhan riil warga desa.

Sekretaris Kecamatan Cikajang, Ratu Ayu Wira Pertiwi, mengapresiasi Perhimpunan Mahasiswa Kota Intan Garut yang memilih Desa Giriawas sebagai lokasi pengabdian. Menurutnya, berbagai kegiatan yang dijalankan mahasiswa terbukti menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan Bakti Desa ini karena programnya nyata dirasakan warga. Harapannya, apa yang sudah dilakukan mahasiswa bisa dilanjutkan oleh pemerintah desa agar manfaatnya berkelanjutan,” ujar Ratu Ayu.

Ia menilai sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa menjadi langkah positif dalam mempercepat pembangunan di tingkat desa, terutama melalui pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat.

Dilansir dari laman Diskominfo Garut, Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, mengatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, termasuk pengabdian mahasiswa. Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi juga keterlibatan generasi muda.

“Konsep kami membangun desa melalui silaturahmi, kebersamaan warga, dan peran pemuda. Dengan pendekatan itu, kepercayaan sosial terbentuk sehingga program desa lebih efektif dijalankan,” kata Deni.

Ia menambahkan, hubungan yang erat antara mahasiswa dan masyarakat membantu memperkuat solidaritas sekaligus menghadirkan inovasi baru bagi pembangunan desa.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Kota Intan Garut, Suni Subagja, menegaskan mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk turut menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di pedesaan.

Menurutnya, desa merupakan fondasi pembangunan nasional karena perubahan nyata berawal dari kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat. Program Bakti Desa ini menjadi bentuk kontribusi nyata sekaligus melatih empati sosial,” ujarnya.

Suni berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai program tahunan semata, melainkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan sosial dan pembangunan Desa Giriawas.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan mahasiswa, Program Bakti Desa diharapkan menjadi model pengabdian yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan desa. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kemendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Digitalisasi Wilayah 3T

Pendidikan

Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi

Pendidikan

KPK Luncurkan Program “Desa Matang Pengadaan” untuk Perkuat Pencegahan Korupsi Dana Desa

Pendidikan

PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari

Pendidikan

Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Pendidikan

Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus