Kudus (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Kudus menggelar program pertukaran pelajar antar sekolah sebagai upaya memperluas wawasan peserta didik sekaligus membentuk karakter generasi muda. Program ini melibatkan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Kabupaten Kudus.Dilansir dari laman Diskominfo Jateng, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan, program pertukaran pelajar tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter dan keterampilan sosial siswa. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pembekalan sekaligus melepas peserta pertukaran pelajar di SMP Negeri 1 Kudus, Senin.“Melalui pertukaran pelajar, anak-anak dapat belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, budaya sekolah yang berbeda, serta pola pembelajaran yang beragam. Misalnya, ada sekolah yang unggul di bidang keagamaan seperti ngaji, ada juga yang kuat di bidang olahraga,” ujar Sam’ani.Menurutnya, pengalaman belajar di sekolah yang berbeda akan memperkaya cara pandang siswa terhadap dunia pendidikan. Interaksi dengan teman dan guru baru juga dinilai mampu melatih sikap toleransi, kemandirian, serta rasa percaya diri peserta didik.Bupati menegaskan, pelaksanaan program pertukaran pelajar akan disertai dengan evaluasi secara berkala. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh peserta, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.“Kami akan melakukan evaluasi berkala untuk melihat dampaknya terhadap perkembangan akademik, karakter, dan keterampilan sosial peserta didik. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penyempurnaan program ke depan agar semakin bermanfaat dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kudus,” jelasnya.Sam’ani berharap, program pertukaran pelajar dapat menjadi wadah pembelajaran yang komprehensif. Tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga membentuk generasi muda yang adaptif, percaya diri, serta memiliki daya saing di masa depan.Salah satu peserta pertukaran pelajar, Tri Mawar Handayani, siswi kelas 8C SMP Negeri 2 Undaan yang mengikuti pertukaran ke SMP Negeri 1 Undaan, mengaku antusias mengikuti program tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru yang berharga.“Lewat pertukaran pelajar ini, saya bisa mendapatkan teman baru, lebih melatih rasa percaya diri, dan memperoleh banyak ilmu baru. Meskipun ditunjuk oleh sekolah, saya memang ingin mengikuti kegiatan ini,” tuturnya.Tri Mawar menambahkan, pengalaman belajar di sekolah baru juga melatih kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda. Ia berharap dapat memberikan kontribusi positif selama mengikuti program pertukaran pelajar.“Dari SMP Negeri 2 Undaan ada enam siswa yang ikut pertukaran pelajar. Saya akan berusaha semaksimal mungkin menunjukkan prestasi agar bisa membawa nama baik sekolah selama mengikuti program ini,” pungkasnya.Program pertukaran pelajar ini diharapkan menjadi salah satu inovasi pendidikan di Kabupaten Kudus dalam mencetak peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan sosial. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi