Bandung (buseronline.com) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Jawa Barat dalam menghadirkan layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat, Selasa di Bandung.
“PKBM bukan sekadar lembaga belajar, tetapi menjadi ruang harapan masyarakat kurang mampu untuk mengejar ketertinggalan dalam pendidikan,” ujar Erwan saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW FK PKBM Jawa Barat.
Erwan menekankan bahwa melalui PKBM, masyarakat yang kurang beruntung mendapat kesempatan kedua untuk meningkatkan kualitas hidup, mendapatkan pembekalan karakter, serta belajar kemandirian. Hal ini sejalan dengan program Gapura Panca Waluya yang menjadi fokus pembangunan karakter masyarakat di Jawa Barat.
Dilansir dari laman Humas Jabar, Rakerwil DPW FK PKBM Jawa Barat tidak hanya menjadi ajang evaluasi kebijakan, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan langkah-langkah peningkatan kualitas pendidikan nonformal ke depan.
“Pendidikan nonformal tidak dapat dipisahkan dari sistem pendidikan formal. Sinergi dan jejaring dengan pemerintah serta dunia usaha harus diperkuat agar adaptif terhadap kondisi saat ini dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Wagub Erwan.
Dalam kesempatan yang sama, Erwan memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendukung program FK PKBM melalui dana hibah tahun 2026 atau melalui anggaran dari Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Hingga saat ini, FK PKBM Jawa Barat telah mengelola sekitar 3.200 sekolah nonformal Paket A, B, dan C dengan total murid lebih dari 107 ribu orang, didukung sekitar 7.500 tenaga pengajar.
Rakerwil ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat layanan pendidikan nonformal sehingga lebih merata dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan kesempatan belajar kedua. (R)