Bandung (buseronline.com) - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat, Purwanto, meraih Anugerah Pengimbasan dan Pemanfaatan Rumah Pendidikan Terbaik dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memanfaatkan platform digital Rumah Pendidikan yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas guru dan peserta didik.Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Faisal Syahrul, pada malam penganugerahan yang berlangsung di Jakarta, Senin.Penghargaan ini menegaskan komitmen Pemprov Jawa Barat dalam mendorong transformasi digital pendidikan melalui optimalisasi platform Rumah Pendidikan sebagai sarana pembelajaran, pengembangan kompetensi pendidik, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan yang lebih efektif dan adaptif.Purwanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan di Jawa Barat yang telah berperan aktif mengimplementasikan dan mengembangkan Rumah Pendidikan di lingkungan sekolah.“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pendidikan di Jawa Barat yang terus berinovasi dan berkolaborasi untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan,” ujar Purwanto.Selain capaian tersebut, Jawa Barat juga menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui Tim Sangkuriang SMAN 6 Bandung yang berhasil menjadi pemenang Hackathon Rumah Pendidikan 2025 untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan pelajar Jawa Barat dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung inovasi pembelajaran.Perwakilan SMAN 6 Bandung, Tonny Hidayat, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian tersebut serta mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang mendorong tumbuhnya inovasi di dunia pendidikan.“AI saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan dapat dimanfaatkan secara positif untuk membantu proses pembelajaran,” ujar Tonny.Sementara itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui Rapat Koordinasi Data dan Teknologi Informasi Pendidikan yang berlangsung selama empat hari sejak Senin (15/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat integrasi dan pemanfaatan data pendidikan nasional.Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Suharti, menegaskan bahwa penguatan ekosistem data pendidikan merupakan kunci dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kebijakan pendidikan yang berbasis data dan berdampak nyata.“Data yang kuat dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam pengambilan kebijakan pendidikan nasional yang tepat sasaran,” katanya.Penghargaan yang diraih oleh Jawa Barat ini semakin mempertegas peran daerah dalam menghadirkan transformasi digital pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi