Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Dorong Pelestarian Budaya, Sekda Jateng Minta Partisipasi Masyarakat

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 16 Desember 2025 09:14 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan sambutan saat Malam Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 di Benteng Fort Willem I Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu (13/12/2025) malam. (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pelestarian budaya daerah. Menurutnya, nilai-nilai budaya Jawa Tengah yang luhur tidak dapat dijaga oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.Hal tersebut disampaikan Sumarno saat menghadiri Malam Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 yang digelar di kawasan heritage Benteng Fort Willem I Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sabtu malam.“Budaya kita itu mempunyai nilai-nilai yang luhur dan berakar dari masyarakat Jawa Tengah. Tentu harus kita jaga dan lestarikan. Untuk melestarikannya kami tidak mampu sendiri, sehingga butuh partisipasi dan dukungan semua pihak,” ujar Sumarno.Ia mengapresiasi para tokoh budaya yang menerima penghargaan pada malam anugerah tersebut. Menurutnya, para penerima anugerah merupakan contoh nyata individu-individu yang memiliki kepedulian tinggi dan konsistensi dalam menjaga serta mengembangkan seni dan budaya Jawa Tengah.“Tentu saja masih banyak tokoh di Jawa Tengah yang peduli terhadap pelestarian budaya. Mereka semua memiliki peran penting dalam menjaga identitas dan jati diri daerah,” tambahnya.Sumarno juga menekankan bahwa kebudayaan memiliki nilai strategis bagi Jawa Tengah, tidak hanya dari sisi sosial dan filosofi kehidupan, tetapi juga dari aspek ekonomi. Praktik-praktik kebudayaan, kata dia, dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui sektor pariwisata.“Salah satu penopang ekonomi di Jawa Tengah adalah konsumsi. Untuk meningkatkan konsumsi, kita perlu mendatangkan orang ke Jawa Tengah untuk makan dan berbelanja. Salah satu pintunya melalui pariwisata, dan nilai-nilai kebudayaan sangat mendukung sektor ini,” jelasnya.Selain itu, Sekda berharap adanya regenerasi dalam upaya pelestarian budaya. Ia menilai generasi muda perlu dibekali pendidikan dan ruang ekspresi yang mampu menumbuhkan kecintaan terhadap warisan sejarah dan budaya leluhur.“Regenerasi sangat penting. Anak-anak muda harus dikenalkan dan dilibatkan agar budaya Jawa Tengah tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.Dalam Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah 2025 tersebut, penghargaan diberikan kepada sejumlah tokoh pelestari dan pengembang seni budaya. Mereka di antaranya Sri Paminto Widi Legowo, pegiat sekaligus guru tari asal Semarang; Hadi Sumarto Sukendar, pegiat kesenian alat musik tradisional Calung Banyumasan; Irawati Kusumorasri, seniman pertunjukan tari klasik Jawa asal Surakarta; serta Yono Daryono, seniman kawakan teater dan sastra asal Tegal.Sementara itu, Pengelola objek wisata heritage Benteng Fort Willem I Ambarawa, Moh Fajri, menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi mendukung pemerintah dalam pengembangan budaya, perlindungan bangunan cagar budaya, serta kemajuan sektor pariwisata di Jawa Tengah.Menurutnya, sejak dilakukan revitalisasi, Benteng Fort Willem I Ambarawa atau yang dikenal dengan sebutan Benteng Pendem, mampu menarik kunjungan ribuan wisatawan setiap harinya.“Sebagai destinasi pariwisata ikonik baru di Jawa Tengah, kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, khususnya yang berwenang dalam pengelolaan situs cagar budaya, agar pengelolaannya sesuai standar operasional dan ketentuan perundang-undangan,” ujar Fajri.Ia berharap keberadaan benteng heritage tersebut tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan penguatan nilai-nilai kebudayaan bagi masyarakat luas. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut

Pendidikan

Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku

Pendidikan

Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD

Pendidikan

Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah

Pendidikan

Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri

Pendidikan

Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs