Bandung (buseronline.com) - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa kepala sekolah, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), harus memiliki inisiatif tinggi dalam menghadapi pesatnya perkembangan dunia industri. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi SMKN 1 Bandung, Senin.“Jangan nunggu menteri, kepala SMK harus punya inisiatif untuk berkolaborasi dengan semua dunia industri. Perkembangan sudah terlampau cepat dan luas di berbagai wilayah,” tegas Muhaimin.Menurutnya, tantangan pendidikan vokasi semakin kompleks sehingga sekolah tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. Ia menekankan pentingnya kemampuan sekolah untuk bergerak secara mandiri, terutama dalam mempersiapkan kompetensi bahasa dan keahlian para siswa.“Sekolah harus bisa menangani hal itu, termasuk sedini mungkin mempersiapkan skill yang dibutuhkan—baik kompetensi keahlian maupun bahasa. Kepala sekolah dan guru harus terus berkolaborasi,” ujarnya.Menko PM juga mendorong SMK untuk melakukan penelusuran minat dan arah karier siswa sejak mereka masuk di kelas X. Langkah ini dinilai penting agar proses pendidikan berjalan lebih terarah dan sesuai tujuan masa depan para peserta didik.“Anak-anak begitu diterima di kelas X harus langsung memulai penelusuran talenta. Misalnya, ada siswa yang ingin bekerja di luar negeri, maka sejak awal harus sudah dipersiapkan fokusnya ke luar negeri,” jelasnya.Dalam kunjungan tersebut, Muhaimin meninjau berbagai ruang praktik keahlian yang ada di SMKN 1 Bandung. Ia mengapresiasi fasilitas sekolah serta penerapan pembelajaran vokasi yang dinilai sudah berjalan baik dan relevan dengan kebutuhan industri.“Saya senang melihat praktik-praktik yang sudah ada di SMKN 1 Bandung,” ujarnya menutup kunjungan.Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pendidikan vokasi melalui kolaborasi, inovasi, dan peningkatan kompetensi lulusan agar siap bersaing di dunia kerja baik di dalam maupun luar negeri. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi