Bandung (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) melaksanakan Supervisi Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jumat.Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, responsif, dan memenuhi standar akuntabilitas bagi mahasiswa penerima.Supervisi difokuskan pada pemetaan pelaksanaan program, mulai dari proses verifikasi calon penerima, evaluasi penerima aktif, hingga percepatan pelaporan akademik melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).Program KIP Kuliah merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mendukung akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sehingga pengelolaannya harus efektif dan berkualitas.Kepala Divisi Kesejahteraan dan Layanan Mahasiswa UPI, Saripudin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan supervisi ini. Ia menekankan pentingnya pendampingan dan alur komunikasi yang jelas agar program dapat berjalan optimal.“Kunjungan tim supervisi hari ini sangat membantu. Selama ini kami menghadapi beberapa kendala dalam pengelolaan KIP Kuliah agar tepat sasaran dan akuntabel. Dengan arahan dari PPAPT, kami dapat memperkuat sosialisasi hak dan kewajiban penerima, menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk kuliah tepat waktu, aktif berorganisasi, dan berkontribusi dalam lingkungan sosial,” ujar Saripudin.Supervisi meliputi diskusi teknis bersama pengelola KIP Kuliah UPI dan dialog interaktif dengan mahasiswa penerima KIP Kuliah. Temuan utama dari kegiatan ini mencakup perlunya koordinasi lebih baik antara operator KIP Kuliah dan PDDikti, peningkatan sosialisasi hak dan kewajiban mahasiswa, serta penyampaian informasi dari pusat secara lebih terjadwal.Mahasiswa penerima KIP Kuliah memberikan masukan terkait pembinaan, penguatan organisasi penerima KIP, dan permintaan agar evaluasi lapangan dilakukan merata untuk menjaga ketepatan sasaran. Saripudin menambahkan, “Supervisi ini memberi ruang untuk menyampaikan masukan sehingga tata kelola KIP Kuliah di UPI bisa terus ditingkatkan ke depannya.”Kegiatan yang berlangsung di Gedung Direktorat Kemahasiswaan UPI ini dihadiri tim PPAPT, perwakilan Sekretariat Jenderal, Biro Umum, Humas, dan Pengadaan Barang dan Jasa (UHPBJ), Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdiktisaintek, serta pengelola Kemahasiswaan UPI.Kemdiktisaintek menegaskan bahwa supervisi ini merupakan bagian dari agenda rutin PPAPT untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan Program KIP Kuliah terus memberikan manfaat maksimal. Langkah ini sejalan dengan misi kementerian untuk menciptakan pendidikan tinggi yang inklusi, berkeadilan, dan berkelanjutan.“Melalui supervisi dan dialog terbuka dengan perguruan tinggi, kami memastikan KIP Kuliah dapat berjalan tepat sasaran dan mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa Indonesia,” tegas Kemdiktisaintek. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi