Bandung (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV melakukan supervisi pelaksanaan Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) Tahun 2025 di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung (Stikom Bandung), Jumat.Kegiatan ini digelar untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, memperkuat validitas data, serta meningkatkan tata kelola program di lingkungan perguruan tinggi.Supervisi dilakukan melalui serangkaian pemeriksaan menyeluruh, mulai dari verifikasi dan validasi data mahasiswa penerima, pengecekan dokumen persyaratan pencairan, hingga monitoring kehadiran serta capaian akademik melalui sistem internal kampus.Tim supervisi juga memastikan mahasiswa memahami hak dan kewajiban sebagai penerima manfaat, termasuk penyimpanan ATM dan buku tabungan secara mandiri serta penggunaan bantuan biaya hidup secara tepat guna untuk kebutuhan perkuliahan.Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pelaksanaan Program KIP Kuliah, sekaligus mencegah ketidaksesuaian data maupun penyaluran bantuan yang tidak tepat.Selain itu, supervisi dilakukan untuk memastikan perguruan tinggi mengikuti seluruh ketentuan terbaru Program KIP Kuliah sebagaimana tercantum dalam Keputusan Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Nomor 7/A/KEP/2025.Supervisi dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yakni pemeriksaan administratif, diskusi teknis dengan pengelola Program KIP Kuliah Stikom Bandung, serta sesi dialog interaktif dengan mahasiswa penerima.Seluruh proses dilakukan secara objektif dan berbasis pada temuan faktual di lapangan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas.Ketua Stikom Bandung, Dedy Djamaluddin Malik, mengapresiasi pelaksanaan supervisi yang menurutnya membantu kampus meningkatkan tata kelola program bantuan pendidikan tersebut.“Supervisi yang dilakukan oleh PPAPT dan LLDikti sangat objektif dan berkualitas karena berdasarkan fakta-fakta real di lapangan. Saya bersyukur selalu ada pencerahan baru dari PPAPT dan LLDikti, sehingga Stikom ke depan makin baik dengan berbagai perbaikan yang sedang dilakukan. Terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya,” ujarnya.Kemdiktisaintek berharap supervisi ini dapat memperkuat sistem pelaporan internal perguruan tinggi, menjamin penyaluran bantuan KIP Kuliah tetap tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan keberhasilan studi mahasiswa dari keluarga tidak mampu. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi