Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Transformasi Pendidikan dan Adopsi AI, Mendiktisaintek Beri Dorongan ke Perguruan Tinggi

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 25 November 2025 09:21 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2025/11/IMG-20251124-WA0012.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan arahan dalam pertemuan Majelis Dewan Guru Besar PTNBH di Institut Teknologi Bandung, Jumat (21/11/2025). (Dok/Diktisaintek)
Bandung (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan pentingnya perguruan tinggi untuk memperkuat transformasi pendidikan serta mempercepat pembangunan berbasis sains, teknologi, dan inovasi.Hal itu disampaikan dalam pertemuan Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB-PTNBH) di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat.Dalam arahannya, Menteri Brian menekankan peran vital perguruan tinggi sebagai lokomotif reindustrialisasi nasional. Ia menyebut bahwa lompatan besar diperlukan untuk mendorong industri Indonesia menjadi lebih maju dan kompetitif di kancah global.“Kita ingin negara kita menjadi sejajar dengan negara maju yang mempunyai pertumbuhan 8%. Maka, kita butuh reindustrialisasi. Kita butuh bangkitnya industri-industri kita, majunya industri-industri kita. Pelopor dari semua itu adalah perguruan tinggi,” tegas Mendiktisaintek.Pertemuan dengan tema “Transformasi Pendidikan di Era Kecerdasan Buatan” ini menjadi wadah strategis bagi para guru besar PTNBH untuk merumuskan rekomendasi kebijakan akademik yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan nasional.Mendiktisaintek menyampaikan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini menjadi kebutuhan mendesak dalam ekosistem pendidikan tinggi—baik dalam riset, pembelajaran, tata kelola pengetahuan, hingga pengembangan material dan teknologi baru.Ia menyebut bahwa kecepatan perkembangan AI memberikan percepatan signifikan pada proses penemuan dan riset di berbagai bidang.Namun demikian, Menteri Brian mengingatkan bahwa penggunaan AI harus dibarengi dengan pemahaman kritis agar tidak melemahkan kemampuan berpikir mahasiswa.“AI memang sangat powerful. Tetapi untuk orang-orang yang tidak mengerti dengan AI, dia akan terjebak dan dikendalikan AI. Sehingga dia tidak mampu berpikir kritis, berpikir analitis, dan tidak berkembang,” jelasnya.Menteri Brian juga menekankan pentingnya perguruan tinggi merancang sistem evaluasi yang menumbuhkan kemampuan bertanya, berpikir kreatif, serta higher-order thinking skills, sebagaimana diterapkan di berbagai kampus top dunia.Sebagai penutup arahannya, Mendiktisaintek mengajak seluruh perguruan tinggi untuk memahami dan menerapkan praktik dasar pemanfaatan AI secara optimal. Ia mendorong lahirnya ekosistem saling berbagi praktik terbaik (best practices) antarkampus dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan.“Kita perlu mempelajari basic practices, integrasi, dan optimalisasi AI untuk pembelajaran di kampus-kampus. Saya rasa menarik kalau setiap kampus bisa sharing best practices-nya sehingga bisa saling mengetahui,” ujarnya.Pemerintah berharap perguruan tinggi dapat menjadi motor penggerak perubahan yang membawa bangsa menuju kemajuan berkelanjutan. Adopsi AI, penguatan riset, dan transformasi pendidikan menjadi langkah strategis untuk membentuk pondasi generasi unggul Indonesia.Dengan kolaborasi, inovasi, dan keberanian untuk berubah, perguruan tinggi diharapkan mampu menorehkan jejak kemajuan yang berdampak jangka panjang bagi pembangunan nasional. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

PSEL Medan Raya Ditargetkan Groundbreaking 2026, Olah hingga 1.700 Ton Sampah per Hari

Pendidikan

Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Pendidikan

Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus

Pendidikan

Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja

Pendidikan

FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi

Pendidikan

KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan