Intan Jaya (buseronline.com) - Upaya meningkatkan minat baca dan kualitas sumber daya manusia di Papua terus dilakukan melalui pendekatan humanis. Pada Minggu, sebanyak 18 personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz menggelar kegiatan mengajar sekaligus membagikan buku bacaan kepada siswa-siswi di sejumlah sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas di wilayah Intan Jaya.Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIT tersebut diisi dengan sesi belajar interaktif, pendampingan materi pelajaran, dan pembagian berbagai buku bacaan untuk menumbuhkan kegemaran membaca di kalangan pelajar.Suasana hangat terasa ketika para personel, di antaranya Bripda Ramadhan Dalif Makaminan dan Bripda Alex Logo, berbaur bersama anak-anak yang mengikuti kegiatan dengan antusias.Kehadiran personel Satgas dalam kegiatan edukasi tersebut tidak hanya menambah semangat belajar siswa, tetapi juga mempererat komunikasi positif antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama untuk membangun masa depan Papua yang lebih cerah.“Kami percaya bahwa pendidikan dan literasi adalah fondasi utama untuk masa depan Papua yang lebih maju dan sejahtera. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak Papua termotivasi untuk membaca dan belajar lebih semangat,” ujarnya.Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga SIK MHum, memberikan apresiasi atas inisiatif para personel yang terus aktif terlibat dalam kegiatan sosial bernuansa edukatif.“Pendekatan ini adalah bagian dari strategi keberlanjutan dalam menjaga stabilitas dan pembangunan sosial di wilayah ini,” ungkapnya.Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya bahwa operasi yang dijalankan bukan hanya menyentuh aspek keamanan, tetapi juga mendorong pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan literasi dan pendidikan.Kegiatan pembagian buku dan pengajaran ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi anak-anak Intan Jaya, sekaligus menjadi langkah kecil namun penting untuk menyiapkan generasi muda Papua yang cerdas, percaya diri, dan berdaya saing. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi