Jakarta (buseronline.com) - Muhammad Hazlam Idris, siswa SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto, berhasil mencuri perhatian juri dalam final Lomba Dongeng dari Dasar Laut yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Ikan, di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jumat.Dalam penampilannya, bocah berusia 10 tahun ini menceritakan kisah Tara, si tuna pemberani, yang mendapatkan misi khusus dari Kapten Paus. Kapten Paus merasa khawatir dengan semakin malasnya anak manusia mengonsumsi ikan, yang berdampak pada kecerdasan generasi muda dan target Indonesia Emas 2045.Menggunakan bola cahaya samudera, Tara menembus hamparan rumput laut dan berbagai rintangan, hingga akhirnya berhasil menyampaikan pesan pentingnya mengonsumsi ikan bagi kecerdasan anak-anak kepada manusia. Penampilan Hazlam disertai celotehan jenaka yang menghidupkan suasana ruangan, yang juga dihadiri puluhan siswa SD dari Jakarta.Penampilan apik Hazlam mendapatkan apresiasi dari juri, antara lain pendongeng nasional Awan Prakoso, Nusi Machmud dari DWP Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, serta Siti Yasmina Enita, Communication Officer WWF-Indonesia.Hazlam mengaku senang bisa bertemu langsung dengan pendongeng nasional dan mendapat dukungan dari Bunda Forikan Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin. Meskipun persiapan final hanya empat hari, Hazlam berhasil tampil maksimal.“Dipikir-pikir dulu sebelum membuat cerita. Idenya dari diri sendiri,” ungkap Hazlam, anak sulung dari pasangan Indris dan Dini Arindiah.Hazlam juga berbagi tips agar dapat tampil apik: terus membaca buku sebagai referensi, menonton film untuk menunjang penampilan, berdoa, serta latihan rutin.Ketua Forikan Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, memberikan pujian khusus atas prestasi Hazlam yang mampu mengajak anak-anak menyukai ikan. Menurutnya, mendongeng merupakan media edukatif yang efektif untuk menanamkan pesan positif kepada anak-anak.“Luar biasa, prestasinya di tingkat nasional. Ini potensi yang harus terus dikembangkan. Semangat terus untuk Hazlam, dan jangan lupa belajar rajin,” ujar Nawal.Nawal menambahkan, sebagai Bunda Literasi, ia berupaya mengembangkan storytelling pada anak-anak melalui lomba mendongeng, termasuk dalam Festival Literasi, sehingga pendidikan karakter dan gizi melalui konsumsi ikan dapat tersampaikan dengan cara kreatif dan menyenangkan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi