Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kemitraan Pendidikan Tinggi dan Riset Indonesia–Inggris Diperkuat Kemdiktisaintek

GY Simanjuntak MSi - Jumat, 21 November 2025 11:23 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama delegasi Indonesia dan Inggris berfoto bersama usai pertemuan bilateral penguatan kerja sama pendidikan tinggi dan riset di Jakarta, Rabu (19/11/2025). (Dok/Diktisaintek)
Jakarta (buseronline.com) - Komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dan riset dengan Inggris kembali ditegaskan dalam pertemuan antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, bersama Wakil Menteri Stella Christie, dengan UK International Education Champion, Sir Steve Smith, serta Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, beserta delegasi pendidikan tinggi Inggris di Jakarta, Rabu.Pertemuan ini berlangsung setelah kegiatan Joint Working Group (JWG) Indonesia–UK on Higher Education yang digelar pada 17 November 2025 di Bandung.Dalam forum tersebut, tiga isu strategis menjadi fokus pembahasan, yakni Transnational Education (TNE), Joint Research and Development, serta Technology Transfer and Commercialization.Dalam sambutannya, Menteri Brian menyampaikan apresiasi atas komitmen Inggris dalam mempererat hubungan pendidikan tinggi dengan Indonesia.Ia menekankan bahwa pemerintah Indonesia secara konsisten mendorong peningkatan kerja sama riset, hilirisasi hasil riset, dan pendidikan transnasional.“Pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk meningkatkan kerja sama terutama di bidang riset, hilirisasi hasil riset dan pendidikan transnasional (TNE). Kami harapkan lebih banyak lagi joint research yang terjalin antara perguruan tinggi Indonesia dan Inggris,” ujar Menteri Brian.Ia juga mendorong penguatan program gelar ganda seperti double degree dan joint degree dengan skema fleksibel, termasuk 3+1 untuk program sarjana dan 3+1+1 untuk program magister.Menteri Brian menyebut Inggris sebagai salah satu tujuan favorit pelajar Indonesia, baik melalui program beasiswa maupun pembiayaan mandiri.Karena itu, kehadiran dua perguruan tinggi Inggris di Indonesia — Lancaster–Deakin University di Bandung, Jawa Barat, serta King’s College London di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singasari, Jawa Timur — dinilai sangat strategis.“Kehadiran dua perguruan tinggi ini membuka kesempatan pelajar Indonesia untuk mendapatkan pengalaman kuliah di kampus top dunia dengan biaya yang jauh lebih murah, serta menarik ekosistem riset kampus kelas dunia ke Indonesia,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi luar negeri (PTLN) yang membuka kampus cabang di Indonesia diharapkan tidak hanya menawarkan pendidikan berstandar global, tetapi juga berperan aktif meningkatkan atmosfer riset di kampus-kampus dalam negeri.Sir Steve Smith menyambut positif arah kebijakan Kemdiktisaintek dalam memperluas kemitraan pendidikan tinggi dengan Inggris. Ia memastikan bahwa perguruan tinggi Inggris yang membuka cabang di Indonesia menerapkan standar kualitas yang sama dengan kampus utama di Inggris.“Biaya kuliah kampus UK cabang di Indonesia tiga kali lebih murah dibandingkan jika mahasiswa melanjutkan studi di kampus utama di Inggris. Artinya, kehadiran kampus cabang membuka akses pendidikan tinggi berkualitas internasional untuk mahasiswa Indonesia,” ungkap Sir Steve.Ia menilai kehadiran kampus cabang luar negeri di Indonesia dapat mengurangi kekhawatiran brain drain, karena talenta terbaik dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa harus meninggalkan tanah air.Menurutnya, pendidikan transnasional (TNE) merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas riset perguruan tinggi Indonesia agar setara dengan kampus top dunia.Melalui kolaborasi riset berkelanjutan dan kehadiran ekosistem akademik global, Sir Steve optimistis iklim riset nasional akan meningkat signifikan.“Kampus cabang dari perguruan tinggi top dunia akan membawa iklim riset kelas dunia. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam negeri, saya yakin ini akan meningkatkan iklim riset perguruan tinggi Indonesia,” tegasnya.Pertemuan ini menegaskan kembali komitmen kedua negara dalam memperluas kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan teknologi.Kemdiktisaintek berharap kemitraan ini mampu memperkuat daya saing talenta nasional sekaligus mempercepat transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pemprov Jateng Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Populasi Ternak Diproyeksikan Surplus

Pendidikan

Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja

Pendidikan

FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi

Pendidikan

KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan

Pendidikan

Pemprov Sumut Optimistis PAD Pajak MBLB Bisa Tembus Rp5 Miliar per Tahun

Pendidikan

RSUD Rembang Mulai 1 Juni 2026 Layani Cath Lab Ditanggung BPJS Kesehatan