Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Program Kosabangsa Diperkuat Kemdiktisaintek untuk Wujudkan Solusi Nyata di Masyarakat

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 18 November 2025 09:21 WIB
Sejumlah peserta kegiatan Apresiasi Dosen Berdampak berfoto bersama dalam kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Sulawesi Utara, Jumat (14/11/2025). (Dok/Diktisaintek)
Manado (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus menguatkan peran perguruan tinggi agar hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dapat memberi dampak nyata. Penguatan ini menjadi bagian penting dari implementasi tridarma perguruan tinggi.Kawasan perkotaan di Sulawesi Utara, termasuk Kota Manado, masih menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Berdasarkan data Februari 2025, angka pengangguran terbuka di Manado mencapai 8,51%, disusul Kota Tomohon sebesar 7,80%, dengan total 83,13 ribu penduduk di wilayah tersebut yang belum bekerja.Sementara itu, Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Provinsi Sulawesi Utara masih berada pada angka 35%, menunjukkan perlunya perluasan akses pendidikan tinggi guna memperkuat kualitas sumber daya manusia.Sebagai respon atas tantangan tersebut, Kemdiktisaintek mendorong peningkatan kontribusi kampus melalui Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat).Program ini menitikberatkan pada penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.Dorongan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan saat menghadiri Apresiasi Dosen Berdampak di Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit), Sulawesi Utara, Jumat.“Pendidikan tinggi harus mampu berinovasi untuk menjawab persoalan-persoalan sosial yang terjadi,” ujar Wamen Fauzan.Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para dosen yang berhasil mengimplementasikan tridarma secara utuh dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, karya dosen di lapangan sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lain untuk terus berinovasi.“Ini adalah prestasi akademik yang memiliki tanggung jawab moral karena sifat ilmu itu harus diamalkan atau ditularkan. Maka saya datang untuk menyampaikan selamat kepada Mbak Nindy. Ini dimaksudkan untuk menjadi benih yang subur, yang dampaknya akan diikuti oleh benih yang lain,” tambahnya.Rektor Unsrit, Anggela A Adam, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamendiktisaintek. Ia menilai momentum ini menjadi motivasi tambahan bagi kampus untuk memperkuat kontribusi akademik bagi pembangunan daerah.“Selamat datang di Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdampak,” ujarnya.Salah satu dosen berdampak yang mendapat apresiasi, Nindy Gaby Sepang, Dosen Pendidikan Fisika Unsrit, memaparkan program pengabdian berjudul Revitalisasi Usaha Kelompok Nelayan dan Peternak Kelurahan Bahoi, Pulau Tagulandang Pasca Erupsi Gunung Ruang melalui penerapan teknologi pengering ikan.Nindy menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam membantu masyarakat merupakan perwujudan tridarma yang harus memberikan efek langsung.“Sebagai dosen, tugas kami bukan hanya mengajar, tetapi menjalankan tridarma: pengajaran, penelitian, dan pengabdian. Saya ingin menerapkan inovasi yang saya miliki dan memberikan dampak nyata bagi seluruh warga Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara,” ungkapnya.Dalam pendampingannya di Tagulandang, teknologi tepat guna yang ia hadirkan terbukti mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.“Untuk nelayan, kami memberikan jaring, freezer penampungan, dan alat pengering putar yang mempercepat proses pengeringan ikan roa dari 12 jam menjadi 6–8 jam. Untuk peternak, kami membangun kandang koloni, mengajarkan formulasi pakan berbahan limbah ikan, serta menyediakan alat penetas telur dengan tingkat keberhasilan hampir 100 persen. Semua inovasi ini masih digunakan masyarakat hingga sekarang,” jelasnya.Melalui kegiatan ini, Kemdiktisaintek kembali menegaskan pentingnya sinergi antara penelitian dan pengabdian bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan pemanfaatan hasil riset unggulan yang relevan dengan kebutuhan warga, peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa diharapkan semakin maksimal. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku

Pendidikan

Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD

Pendidikan

Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah

Pendidikan

Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri

Pendidikan

Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs

Pendidikan

Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata