Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Kerja Sama Pendidikan Tinggi Indonesia–Tiongkok Diperkuat, Kemdiktisaintek Fokus Wujudkan Asta Cita Nasional

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 13 November 2025 09:07 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2025/11/IMG-20251112-WA0017.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Beny Bandanadjaja berfoto bersama delegasi Chinese Service Center for Scholarly Exchange (CSCSE) dan perwakilan perguruan tinggi Indonesia usai p
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kerja sama bilateral di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi antara Indonesia dan Tiongkok sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Asta Cita, delapan agenda prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.Langkah strategis ini diwujudkan melalui pertemuan antara pimpinan Kemdiktisaintek dan perwakilan dari Chinese Service Center for Scholarly Exchange (CSCSE) bersama pimpinan sejumlah perguruan tinggi dari kedua negara.Pertemuan yang dihadiri sekitar 20 perwakilan universitas dan peneliti Indonesia–Tiongkok ini berlangsung pada Senin dan membahas arah kerja sama pendidikan, riset, serta inovasi lintas negara.Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek Beny Bandanadjaja menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jalinan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok di bidang pendidikan tinggi.“Saya yakin pertemuan ini tidak hanya mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga menegaskan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan, penelitian, dan inovasi demi kemajuan masyarakat kedua bangsa,” ujar Beny.Menurutnya, pendidikan tinggi memiliki peran sentral dalam mendukung pencapaian Asta Cita, terutama dalam aspek kemandirian pangan, energi, air bersih, hilirisasi industri, serta digitalisasi nasional.Sebagai tindak lanjut konkret, Kemdiktisaintek meluncurkan program strategis “Diktisaintek Berdampak”, sebuah inisiatif yang menekankan hasil riset dan inovasi perguruan tinggi agar lebih nyata, terukur, dan berkelanjutan untuk masyarakat, industri, dan lingkungan.Program “Diktisaintek Berdampak” diharapkan mendorong universitas-universitas Indonesia menjadi pusat keunggulan (centers of excellence) yang berperan aktif menjawab tantangan global, mulai dari energi hijau, transformasi digital, kesehatan, pertanian modern, hingga industri kreatif.Kemdiktisaintek menilai kerja sama pendidikan tinggi dengan Tiongkok sangat strategis dan tepat waktu, mengingat kedua negara memiliki sejarah panjang, kedekatan budaya, dan visi serupa dalam menjadikan pendidikan sebagai jembatan persahabatan dan kolaborasi internasional.Kerja sama bilateral yang dibahas meliputi berbagai bentuk kolaborasi, di antaranya pertukaran mahasiswa dan dosen, program beasiswa penuh dan parsial, riset lintas kampus, hingga program gelar ganda (joint degree).Beberapa skema yang menjadi perhatian adalah model pendidikan 3+1, 2+2, dan double degree, yang memungkinkan mahasiswa menempuh sebagian studi di Indonesia dan sebagian di luar negeri.Selain itu, terdapat rencana kolaborasi antara City University of Hong Kong (CUHK) Shenzhen dan University of Malaysia (UBM) untuk program kedokteran, di mana mahasiswa menempuh tahun pertama di Shenzhen dan tahun berikutnya di UBM.Kampus Hangzhou University juga menyatakan kesiapannya untuk membuka program berbahasa Inggris hampir di seluruh mata kuliah, sedangkan CUHK Shenzhen tengah mempersiapkan program medis bersama UBM.Pemerintah Indonesia pun mendorong universitas Tiongkok memberikan dukungan finansial bagi mahasiswa Indonesia melalui skema tuition waiver, potongan biaya, dan beasiswa penuh.Sebagai tindak lanjut pertemuan, Kemdiktisaintek akan menyusun ringkasan profil kampus peserta yang mencakup fokus kolaborasi, skema beasiswa, dan program akademik yang relevan.Dokumen ini akan disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto sebagai dasar perumusan kebijakan kerja sama pendidikan internasional ke depan.Kemdiktisaintek juga berencana menggelar webinar dan sosialisasi peluang beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, serta mengidentifikasi kampus-kampus Tiongkok unggulan di bidang teknik dan kedokteran untuk dijadikan prioritas kolaborasi selanjutnya.Sebagai kementerian yang memiliki mandat strategis dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi nasional, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan kerja sama internasional, meningkatkan mobilitas mahasiswa dan dosen, serta memperkuat kapasitas riset dan inovasi nasional.“Melalui kolaborasi global yang inklusif, kami ingin memastikan pendidikan tinggi Indonesia menjadi motor penggerak kemajuan bangsa sekaligus bagian dari kontribusi Indonesia terhadap peradaban dunia,” tutup Beny Bandanadjaja.Melalui langkah-langkah tersebut, Kemdiktisaintek optimistis bahwa pendidikan tinggi Indonesia akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan visi Asta Cita Nasional, membangun kemandirian bangsa, dan menciptakan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Polrestabes Medan Ungkap 136 Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan Disimpan di 8 Gudang

Pendidikan

Pemprov Sumut Catat Kemajuan Signifikan Sektor Kesehatan Sepanjang 2025

Pendidikan

Kasus Whip Pink Diusut, Bareskrim Bidik Konsumen Gas N2O dari Kalangan Selebgram

Pendidikan

Mendikdasmen Tinjau Persiapan Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni

Pendidikan

Menag Ajak Umat Buddha Jadikan Waisak Momentum Menjaga Perdamaian Dunia

Pendidikan

PSG Juara Liga Champions 2025/2026 Setelah Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti