Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Lokoper 2025 Jadi Panggung Gagasan Inovatif dan Kreativitas Pelajar Bandung

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 11 November 2025 09:21 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyerahkan penghargaan kepada salah satu peserta dalam ajang Lomba Kompetensi Pengolahan dan Rekayasa (Lokoper) 2025 tingkat SD-SMP se-Jawa Barat yang digelar di SMP Negeri 9 Kota Bandung, Sabtu (8/11/2025). (Dok/Diskominfo
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif dan berdaya saing melalui berbagai kegiatan pendidikan berbasis inovasi. Salah satunya melalui Lomba Kompetensi Pengolahan dan Rekayasa (Lokoper) 2025, yang digelar di SMP Negeri 9 Kota Bandung, Sabtu.Acara yang digagas oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Prakarya Kota Bandung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Bandung ini diikuti oleh 225 tim peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat. Para peserta berlaga dalam empat bidang kompetisi, yaitu rekayasa, pengolahan, kerajinan, dan budidaya.Wakil Wali Kota Bandung Erwin yang hadir membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Lokoper 2025. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah pembelajaran, pengembangan kreativitas, dan kolaborasi bagi pelajar SD dan SMP.“Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pengembangan kreativitas, serta ruang kolaborasi bagi siswa dan guru dalam bidang pengolahan dan rekayasa,” ujar Erwin.Lebih lanjut, Erwin menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada hafalan, melainkan harus mampu mendorong siswa mengubah ilmu menjadi karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.“Pendidikan bukan sekadar menghafal, tetapi bagaimana mengubah ilmu menjadi karya, pengetahuan menjadi solusi, dan keterampilan menjadi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.Ia juga mengingatkan para peserta untuk menanamkan semangat menuntut ilmu dengan niat yang baik dan menghargai proses belajar. Menurutnya, anak-anak saat ini adalah calon pemimpin masa depan yang harus kuat secara mental, tangguh secara sosial, dan adaptif terhadap perubahan zaman.“Kalian semua calon pemimpin di masa depan. Harus kuat secara mental, tangguh secara sosial, dan siap menghadapi perubahan zaman,” katanya.Selain itu, Erwin juga mengajak para guru dan pembimbing agar terus menumbuhkan semangat berinovasi di lingkungan sekolah.“Melalui tangan para guru lahir generasi yang berani berkreasi dan tidak takut gagal,” imbuhnya.Erwin berharap, kegiatan seperti Lokoper dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berprestasi.“Mari kita dukung kegiatan seperti ini agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi cepat, cerdas, mandiri, dan berprestasi,” tuturnya.Setelah melewati tahap penyisihan dan semifinal, sebanyak 82 tim lolos ke babak final yang berlangsung pada 8–9 November 2025 di SMP Negeri 9 Kota Bandung.Kegiatan Lokoper 2025 turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Komunitas Penggerak Pendidikan Daerah (KPPD), Balai Besar Guru Penggerak dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Universitas Pasundan, serta sejumlah sponsor swasta.Acara berlangsung meriah dan penuh semangat, menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kolaborasi pelajar mampu melahirkan inovasi yang membawa manfaat bagi masyarakat. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang untuk Penguatan SDM dan Tenaga Kerja

Pendidikan

FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi

Pendidikan

KPK Soroti Risiko Korupsi SPMB 2026/2027, Tekankan Penguatan Integritas Pendidikan

Pendidikan

Pemprov Sumut Optimistis PAD Pajak MBLB Bisa Tembus Rp5 Miliar per Tahun

Pendidikan

RSUD Rembang Mulai 1 Juni 2026 Layani Cath Lab Ditanggung BPJS Kesehatan

Pendidikan

Sertifikasi Bahasa Asing Didorong Jadi “Paspor Global” Lulusan SMK, Pemerintah Perluas Target Ribuan Murid